Jumat, 15 Mei 2026

Proyek Klinair, Pelajar SMA ACS dan Jakarta Intercultural School Edukasi Bahaya Polusi Udara di Ruangan

Penulis : Mashud Toarik
5 Aug 2023 | 20:20 WIB
BAGIKAN
Edukasi untuk meningkatkan kesadaran bahaya dari polusi udara di dalam ruangan kepada sejumlah pelajar di Jakarta.
Edukasi untuk meningkatkan kesadaran bahaya dari polusi udara di dalam ruangan kepada sejumlah pelajar di Jakarta.

JAKARTA, investor.id - Dalam dunia pendidikan, faktor lingkungan memainkan peran penting dalam pembelajaran siswa, dan hal ini bukan hanya tentang bangunan sekolah yang baik atau peralatan yang memadai, melainkan juga meliputi kualitas udara dalam ruangan.

Sebuah proyek sosial yang dikelola oleh siswa siswi SMA dari ACS Jakarta dan Jakarta Intercultural School, yang diberi nama 'Klinair', berupaya untuk menyebarkan kesadaran akan pentingnya kualitas udara dalam ruangan, terutama di sekolah.

Maxmilian Halim, Ketua kelompok yang mengerjakan proyek Klinair menjelaskan, Klinair, melalui berbagai upayanya, mengajak kita untuk tidak mengabaikan faktor ini. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) mengungkapkan bahwa polusi udara dalam ruangan bisa dua hingga lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan udara luar.

ADVERTISEMENT

Ini membahayakan kesehatan anak-anak kita, dan dapat mempengaruhi konsentrasi dan prestasi belajar mereka.

Menyadari masalah ini, Klinair mengadakan kegiatan edukasi di SMP Duta Bangsa di Jakarta. Tujuan acara yang disponsori oleh Laboratorium Medis Bio Medika ini adalah untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya dari polusi udara di dalam ruangan, sekaligus membagikan beberapa buah alat Corsi Rosenthal Box, sebuah alat filtrasi udara sederhana yang efektif yang dirancang untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.

Corsi Rosenthal Box adalah alat sederhana yang berfungsi untuk menyaring partikel udara yang merupakan rancangan dari Profesor Richard Corsi dari University of California Davis dan Jim Rosenthal.

Alat ini telah terbukti efektif dalam mengurangi partikel udara halus, termasuk debu dan patogen, yang dapat membahayakan kesehatan dengan melalui penelitian yang dilakukan oleh beberapa universitas terkemuka di Amerika Serikat. Keunikan alat ini adalah, desain nya yang sangat sederhana sehingga biaya yang diperlukan pun relatif lebih rendah.

Laboratorium Medis Bio Medika melalui GM Corp. Secretary Department nya, Elisabeth Arianti menyambut positif kegiatan yang diprakarsai oleh Klinair. Karenanya pihaknya sangat mendukung segala kegiatan yang menyangkut kesehatan masyarakat, terlebih lagi kegiatan yang berdampak positif terhadap kegiatan belajar mengajar anak anak disekolah.

Kesadaran akan polusi udara di dalam ruangan ini sangat penting mengingat tingginya tingkat polusi udara yang kita alami belakangan ini. Menurut sumber IQair, Jakarta belakangan ini merupakan salah satu kota yang tingkat polusi udara nya sangat tinggi di dunia. Selain itu menurut statistik dari WHO, di dunia, 3.2 juta kematian tiap tahun nya disebabkan oleh polusi udara di dalam ruangan termasuk 237,00 balita.

Klinair berupaya untuk memastikan bahwa anak-anak dapat belajar tanpa harus membahayakan kesehatan mereka. Sebagai sebuah bangsa yang besar, kita harus memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus.

"Klinair adalah bukti nyata bahwa setiap upaya, tidak peduli seberapa kecil, dapat berdampak besar dalam memperbaiki kualitas hidup kita. Mari kita dukung upaya ini untuk masa depan yang lebih sehat dan lebih cerah untuk anak-anak Indonesia," pungkasnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia