Menparekraf: ASEAN Kini Jadi Kurikulum di Poltekpar
MAKASSAR, investor.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI meluncurkan skema kualifikasi Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan kurikulum ASEAN MRT-TP Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di lingkungan Kemenparekraf.
"Kerja keras dari tim Poltekpar dalam beberapa bulan terakhir kita secara totalitas menyiapkan kurikulum, agar ini disesuaikan dengan kebutuhan dan ketentuan ASEAN dan kita wujudkan sebelum (Konferensi Tingkat Tinggi) KTT ASEAN," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Makassar, menurut keterangan resmi yang diterima Jumat (25/8).
Dia mengatakan, upaya membuat kurikulum ASEAN untuk lingkup Poltekpar Kemenparekraf sesuai harapan telah dibentuk sebelum pelaksanaan KTT ASEAN di Jakarta dan Indonesia sebagai tuan rumah.
Karena itu, lanjutnya, Makassar menjadi saksi sejarah bahwa Poltekpar di lingkungan Kemenparekraf telah memenuhi standar ASEAN. Dengan demikian, lulusan-lulusannya akan memiliki kompetensi yang tinggi dan mampu untuk mendapatkan lapangan pekerjaan lebih luas, karena telah memiliki standar kompetensi berkelas internasional.
"Itu yang menjadi harapan kita. Sedang perbedaan dengan kurikulum sebelumnya, hari ini penggunaan Bahasa Inggris jauh lebih dominan, termasuk kurikulum ini juga dekat dengan kewirausahaan," kata Menparekraf.
Harapannya koki lulusan Poltekpar dapat bekerja dengan mudah dengan kualifikasi yang setara dengan tuntutan industri yang ada di wilayah ASEAN.
Mengenai mengenai standardisasi Poltekpar selama ini, kini telah diakui baik dan memiliki kompetensi. Namun tetap akan ditingkatkan standarnya setara dengan standar internasional, termasuk standar ASEAN.
"Karena itu tantangan saat ini adalah menyiapkan SDM untuk dapat memiliki daya saing internasional dan mahasiswa poltekpar yang tengah dipersiapkan," katanya.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






