Jumat, 15 Mei 2026

Menparekraf: ASEAN Kini Jadi Kurikulum di Poltekpar

Penulis : Grace El Dora
25 Aug 2023 | 11:18 WIB
BAGIKAN
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno disela peluncuran Skema kualifikasi ASEAN dan Kurikulum ASEAN MRA-TP di Poltekpar Makassar pada 23 Agustus 2023. (Foto: Antara / Suriani Mappong)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno disela peluncuran Skema kualifikasi ASEAN dan Kurikulum ASEAN MRA-TP di Poltekpar Makassar pada 23 Agustus 2023. (Foto: Antara / Suriani Mappong)

MAKASSAR, investor.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI meluncurkan skema kualifikasi Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan kurikulum ASEAN MRT-TP Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di lingkungan Kemenparekraf.

"Kerja keras dari tim Poltekpar dalam beberapa bulan terakhir kita secara totalitas menyiapkan kurikulum, agar ini disesuaikan dengan kebutuhan dan ketentuan ASEAN dan kita wujudkan sebelum (Konferensi Tingkat Tinggi) KTT ASEAN," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno di Makassar, menurut keterangan resmi yang diterima Jumat (25/8).

Dia mengatakan, upaya membuat kurikulum ASEAN untuk lingkup Poltekpar Kemenparekraf sesuai harapan telah dibentuk sebelum pelaksanaan KTT ASEAN di Jakarta dan Indonesia sebagai tuan rumah.

ADVERTISEMENT

Karena itu, lanjutnya, Makassar menjadi saksi sejarah bahwa Poltekpar di lingkungan Kemenparekraf telah memenuhi standar ASEAN. Dengan demikian, lulusan-lulusannya akan memiliki kompetensi yang tinggi dan mampu untuk mendapatkan lapangan pekerjaan lebih luas, karena telah memiliki standar kompetensi berkelas internasional.

"Itu yang menjadi harapan kita. Sedang perbedaan dengan kurikulum sebelumnya, hari ini penggunaan Bahasa Inggris jauh lebih dominan, termasuk kurikulum ini juga dekat dengan kewirausahaan," kata Menparekraf.

Harapannya koki lulusan Poltekpar dapat bekerja dengan mudah dengan kualifikasi yang setara dengan tuntutan industri yang ada di wilayah ASEAN.

Mengenai mengenai standardisasi Poltekpar selama ini, kini telah diakui baik dan memiliki kompetensi. Namun tetap akan ditingkatkan standarnya setara dengan standar internasional, termasuk standar ASEAN.

"Karena itu tantangan saat ini adalah menyiapkan SDM untuk dapat memiliki daya saing internasional dan mahasiswa poltekpar yang tengah dipersiapkan," katanya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia