Jumat, 15 Mei 2026

Menteri Energi ASEAN Sepakati Pernyataan Bersama pada AMEM-41

Penulis : Freddy Kamto
25 Aug 2023 | 18:18 WIB
BAGIKAN
Pertemuan Indonesia, bersama Laos, telah berhasil memimpin pertemuan para Menteri energi di kawasan Asia Tenggara atau The 41st ASEAN Ministers on Energy Meetings (AMEM-41). Pertemuan  BNDCC Nusa Dua Bali, hari ini, Jumat (25/8)  dihadiri oleh negara anggota ASEAN, negara-negara mitra dialog, dan organisasi internasional. (Dok. ESDM)
Pertemuan Indonesia, bersama Laos, telah berhasil memimpin pertemuan para Menteri energi di kawasan Asia Tenggara atau The 41st ASEAN Ministers on Energy Meetings (AMEM-41). Pertemuan BNDCC Nusa Dua Bali, hari ini, Jumat (25/8) dihadiri oleh negara anggota ASEAN, negara-negara mitra dialog, dan organisasi internasional. (Dok. ESDM)

NUSA DUA, investor.id - Indonesia, bersama Laos, telah berhasil memimpin pertemuan para Menteri energi di kawasan Asia Tenggara atau The 41st ASEAN Ministers on Energy Meetings (AMEM-41). Pertemuan tersebut dihadiri oleh negara anggota ASEAN, negara-negara mitra dialog, dan organisasi internasional.

AMEM-41 juga dihadiri oleh Timor Leste sebagai negara observer. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, yang memimpin rapat ini, mengatakan setelah pertemuan selama dua hari pada 24-25 Agustus 2023, AMEM-41 menghasilkan Joint Ministerial Statement (JMS) atau Pernyataan Bersama.

"JMS yang telah dihasilkan terdiri dari adopsi Joint Declaration on Sustainable Energy Security through Interconnectivity. Deklarasi ini berfokus kepada interkonektivitas energi yang merupakan prioritas keekonomian Indonesia pada Keketuaan Indonesia pada ASEAN 2023. Deklarasi ini menekankan, di antaranya mengejar target kawasan ASEAN untuk interkoneksi negara-negara ASEAN melalui ASEAN Power Grid (APG) dan Trans-ASEAN Gas Pipeline (TAGP), termasuk infrastruktur LNG, menuju 2045," jelas Arifin pada konferensi pers di BNDCC Nusa Dua Bali, hari ini, Jumat (25/8).

Di samping JMS, para Menteri juga menghasilkan pengakuan atas ASEAN Strategy on Carbon Neutrality, ASEAN Economic Community’s Circular Economy Framework; ASEAN Taxonomy for Sustainable Finance; ASEAN Blue Economy Framework, untuk mendukung agenda keberlanjutan lintas sektor ASEAN Selain itu, AMEM-41 juga mengemukaan keberlanjutan dari implementasi ASEAN Plan for Energy Cooperation (APAEC) Fase II: 2021-2025, melalui ASEAN Power Grid (APG), Trans-ASEAN Gas Pipeline (TAGP); Coal and Clean Coal Technology (CCT); Energy Efficiency and Conservation (EE&C); Renewable Energy (RE); Regional Energy Policy and Planning (REPP); dan Civilian Nuclear Energy.

ADVERTISEMENT

"Terkait APG, para Menteri, yakni Indonesia, Laos, dan Brunei Darussalam setuju untuk menandatangani Instrument of Extension (IOE) MoU APG. Seluruh negara anggota ASEAN juga akan menandatangani IoU MoU tersebut pada akhir tahun ini," imbuhnya.

Lebih lanjut, Arifin mengatakan, pertemuan ini juga mencatat kemajuan kerja sama antara ASEAN dan IRENA mengenai target energi terbarukan ASEAN, memperhatikan perkembangan kerja sama energi ASEAN-AS untuk mempercepat transisi energi, menganugerahkan ASEAN Energy Awards 2023 untuk praktik terbaik dalam efisiensi dan konservasi energi, energi terbarukan, manajemen energi, teknologi batubara ramah lingkungan, dan generasi muda.

Selain JMS, para Menteri ASEAN bersama dengan mitra dialog juga mencapai konsensus pada AMEM+3 JMS dan EAS EMM Chair's Statement.

"Pertemuan Menteri Energi ASEAN ke-41 juga menandai tonggak sejarah yang luar biasa dengan diadopsinya Pernyataan Bersama untuk Proyek Interkoneksi Tenaga Listrik Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Filipina (BIMP – PIP) sebagai perdagangan listrik multilateral berikutnya di ASEAN setelah LTMS (Lao PDR, Thailand, Malaysia dan Filipina)," tambah Arifin.

Selanjutnya, Keketuaan ASEAN akan berpindah kepada Laos pada tahun 2024. "Laos akan menjadi Ketua Energi ASEAN pada awal tahun 2024, sesuai dengan masa Keketuaan ASEAN," pungkas Arifin.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia