Jumat, 15 Mei 2026

Universitas Prasetiya Mulya Kukuhkan 2 Guru Besar Baru

Penulis : Indah AP
5 Mar 2024 | 21:10 WIB
BAGIKAN
Acara Pengukuhan Guru Besar Universitas Prasetiya Mulya yang dihadiri Guru Besar Universitas Prasetiya Mulya antara lain Prof. Lukas Setia Atmaja, Ph.D, Prof. Dr. Mari Elka Pangestu, Prof. Ir. Eliot Simangunsong, M.M., Ph.D., dan Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Prof. Djisman S. Simandjuntak di Universitas Prasetya Mulya, BSD, Tangerang padda Selasa (5/3/2024). / Indah AP
Acara Pengukuhan Guru Besar Universitas Prasetiya Mulya yang dihadiri Guru Besar Universitas Prasetiya Mulya antara lain Prof. Lukas Setia Atmaja, Ph.D, Prof. Dr. Mari Elka Pangestu, Prof. Ir. Eliot Simangunsong, M.M., Ph.D., dan Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Prof. Djisman S. Simandjuntak di Universitas Prasetya Mulya, BSD, Tangerang padda Selasa (5/3/2024). / Indah AP

TANGERANG, investor.id - Universitas Prasetiya Mulya resmi mengukuhkan dua profesor atau guru besar baru pada sidang terbuka di William Soeryadjaya Building, Universitas Prasetiya Mulya, BSD, Tangerang Selatan pada Selasa (5/3/2024). Kedua guru besar yang dikukuhkan yaitu Prof. Lukas Setia Atmaja, Ph.D. dan Prof. Ir. Eliot Simangunsong, M.M., Ph.D.

Pada acara The Inaugural Ceremony atau Pengukuhan Guru Besar ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Prof. Djisman S. Simandjuntak, Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, Budi Frensidy, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Prof. Sidharta Utama, Ph.D., dan jajaran Wakil Rektor Universitas Prasetiya Mulya.

Prof. Lukas Setia Atmaja, Ph.D. merupakan Guru Besar Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya. Beliau adalah seorang pakar keuangan dan tata kelola perusahaan yang berpengalaman luas baik di industri maupun akademisi.

ADVERTISEMENT

Lukas Setia Atmaja mengawali pendidikan Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen di Universitas Atma Jaya, Yogyakarta tahun 1987.

Kemudian dia melanjutkan pendidikan gelar Master of Science in Business with major in Finance, Banking, and Investment di University of Wisconsin, Madison, USA di tahun 1992. Serta mendapatkan gelar PhD bidang Perbankan dan Keuangan di Monash University, Melbourne, Australia di tahun 2007.

Ia telah memberikan kontribusi besar dalam pendidikan, penelitian, dan konsultasi di Indonesia. Selain menjadi dosen Universitas Prasetiya Mulya, Lukas Setia Atmaja juga aktif sebagai penulis / kolumnis investasi, dan pendiri komunitas investor saham HungryStock.

Lukas juga memiliki publikasi-publikasi dalam jurnal ternama seperti Journal of Business, Finance, and Accounting dan Corporate Governance Financial Review. Ini mencerminkan dedikasinya terhadap riset dan pengembangan dalam bidang ilmu keuangan.

Selain pengalaman di bidang akademisi, Lukas memiliki pengalaman yang luas dalam bidang praktisi di industri. Lukas memberikan pelatihan kepada perusahaan-perusahaan besar serta bekerja sama dengan regulator pasar modal untuk meningkatkan tata kelola perusahaan di Indonesia.

Dia juga terlibat aktif dalam dunia industri dimana dia membawa perspektif yang kaya dan beragam dalam setiap perannya. Kombinasi antara pengalaman praktis dan akademisinya membuatnya menjadi sosok yang sangat dihormati dalam komunitas keuangan dan tata kelola perusahaan di Indonesia.

Sosok Guru Besar selanjutnya yaitu Prof. Ir. Eliot Simangunsong, M.M., Ph.D. Eliot Simangunsong ini merupakan Guru Besar Manajemen Operasi dan Rantai Pasok (Supply Chain). Pria kelahiran 17 Desember 1971 di Laras ini memiliki pengalaman yang sangat luas.

Pada tahun 2023 selain dikukuhkan sebagai Profesor oleh KEMDIKBUDRISTEK, Eliot juga menerima penghargaan sebagai Pemenang Hibah Penelitian Doctoral 2023.

Dalam bidang pengajaran beliau sangat aktif mengajar di berbagai macam program mulai dari tingkat Sarjana hingga Doktoral. Tentunya, Eliot Simangunsong fokus pada bidang operation/production management, supply chain logistic management, dan inovation management.

Eliot Simangunsong memiliki beragam sertifikasi profesional antara Master Trainers dari New Models in Purchasing Supply Chains. Riset terkini beliau berjudul Analysis of Exhibition Services Quality Dimensions: A Case in Indonesia yang diterbitkan di tahun 2023.

Riset internasional Scopus antara lain Supply Chain Uncertainty: A Review and Theoretical Foundation for Future Research diterbitkan di tahun 2012 dan juga Managing Supply Chain Uncertainty with Emerging Ethical Issues diterbitkan tahun 2016.

Selama karirnya beliau menjabat berbagai posisi penting di dalam manajemen institusi. Saat ini beliau berkontribusi sebagai Kepala Program Studi Doktoral dan Manajemen Kewirausahaan, Universitas Prasetiya Mulya. Dengan dedikasi dan kontribusinya yang terus menerus Eliot Simangunsong terbukti menjadi salah satu pakar yang dihormati dalam bidangnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia