Jumat, 15 Mei 2026

Batik Air: Pilot yang Tertidur di Tengah Penerbangan Sudah Dibebastugaskan

Penulis : Grace El Dora
9 Mar 2024 | 20:19 WIB
BAGIKAN
Pesawat Batik Air hendak lepas landas atau take off. (Foto: ANTARA/HO-BKIP Kemenhub/am)
Pesawat Batik Air hendak lepas landas atau take off. (Foto: ANTARA/HO-BKIP Kemenhub/am)

JAKARTA, investor.id – Pilot yang tertidur di tengah penerbangan telah dinonaktifkan atau dibebastugaskan sementara oleh maskapainya. Menurut pihak Batik Air, pilot dalam penerbangan nomor ID-6723 rute Kendari ke Jakarta pada 25 Januari 2024 memang sempat selama 28 menit saat menerbangkan pesawat.

“Pada 26 Januari 2024, Batik Air mengambil tindakan preventif dengan menonaktifkan (membebastugaskan) sementara pilot penerbangan nomor ID-6723, rute Kendari ke Jakarta yang bertugas pada 25 Januari 2024,” ujar Danang Mandala Prihantoro selaku Corporate Communiations Strategic of Batik Air di Jakarta, Sabtu (9/3).

Ia mengatakan keputusan tersebut sebagai bentuk keseriusan perusahaan terhadap pentingnya aspek keselamatan serta menjalankan investigasi yang menyeluruh.

ADVERTISEMENT

Batik Air menyatakan perusahaan telah menerapkan kebijakan waktu istirahat yang memadai. Maskapai itu, kata Danang, menegaskan kembali pemahaman akan pentingnya memaksimalkan waktu istirahat bagi awak pesawat agar tetap dalam kondisi prima sebelum melaksanakan tugas terbang.

“Batik Air berkomitmen untuk selalu berkoordinasi dengan regulator, awak pesawat dan pihak-pihak terkait (berwenang) lainnya dalam meningkatkan standar keselamatan penerbangan,” imbuhnya.

Corp Comm itu mengatakan Batik Air juga akan terus menerapkan rekomendasi keselamatan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), sebagai tindak lanjut insiden ini. “Sebagai bagian dari upaya tersebut, Batik Air memperkuat program pembinaan dan meningkatkan prosedur keselamatan operasional penerbangan terhadap semua awak pesawat,” kata dia.

Sebelumnya, laporan pendahuluan yang diakses di laman resmi komite mengungkapkan terjadi masalah serius yang terjadi saat salah satu pesawat Batik Air terbang di udara dari Kendari menuju Jakarta.

Dijelaskan, kedua pilot tertidur selama 28 menit dalam penerbangan itu yang kemudian berujung pada serangkaian kesalahan navigasi. Menurut laporan, ada 153 penumpang yang berada di pesawat itu.

Saat mencapai fase ketinggian jelajah 36 ribu kaki (cruising), pilot dan kopilot melepas headset, sementara volume pengeras kokpit dinaikkan. Saat itu pilot meminta izin kepada kopilot untuk beristirahat, kemudian kopilot mengambil alih tugas pilot sementara waktu.

Beberapa saat kemudian, pilot pun tertidur dengan kopilot yang masih terjaga mengambil alih tugasnya. Selang beberapa waktu, pilot terbangun dan menawarkan kepada kopilot apakah dia ingin beristirahat, namun kopilot menolaknya.

“Kedua pilot kemudian melakukan percakapan nontugas selama sekitar 30 detik dan kemudian PIC (pilot) melanjutkan untuk tidur. SIC (kopilot) mengetahui bahwa PIC sedang tidur dan melanjutkan tugasnya baik sebagai pilot maupun kopilot,” demikian bunyi laporan pendahuluan itu.

Di tengah penerbangan inilah, koordinasi antara kopilot ACC wilayah Jakarta seharusnya tetap berjalan. Namun, pada pukul 01:43:42 UTC saat ACC Jakarta bertanya kepada kru pesawat mengenai berapa lama pesawat itu terbang di jalurnya, tidak ada respons dari kru kokpit.

Belakangan diketahui kopilot itu tertidur. Selang sekitar 12 menit setelah transmisi terakhir, ACC Jakarta kembali berupaya melakukan kontak dengan pesawat yang tidak direspons.

Sejumlah upaya pun dilakukan untuk menghubungi pilot dan kopilot, termasuk mengontak pilot pesawat lain untuk membantunya, tetapi juga tidak ada respons dari pesawat BTK6723. Pada 02:11 UTC atau sekitar 28 menit sejak transmisi terakhir, pilot terbangun dan menyadari kopilotnya tertidur sedangkan pesawat sudah di luar jalur penerbangan.

Pilot segera membangunkan kopilot dan merespons panggilan dari ACC dan pilot pesawat lain. Pesawat kemudian diarahkan kembali menuju jalur penerbangan yang benar dan berhasil mendarat di Bandar Udara Soekarno-Hatta dengan selamat.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia