Indonesia Kunker ke India, Pelajari Program Makan Siang Gratis
JAKARTA, investor.id – Sejumlah perwakilan tingkat tinggi Indonesia kunjungan kerja (kunker) ke India, demi mempelajari program makan siang gratis di sana. Para delegasi juga menjajaki potensi investasi dua negara.
Tujuan kunjungan ini adalah mempelajari program tersebut, untuk menerapkan program serupa yakni menyediakan makanan berkualitas kepada siswa sekolah di Indonesia. Kedutaan Besar India di Indonesia mengumumkan perihal kunjungan ini lewat keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (6/4).
Firman Hidayat selaku deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, dan Investasi memimpin rombongan delegasi Indonesia.
Mereka menyimak paparan di Kementerian Pendidikan mengenai Skema Makan Siang dan implementasinya, termasuk faktor-faktor seperti logistik, nilai gizi, tantangan, peran pemerintah pusat bersama pemerintah negara bagian India.
Tur kerja ini berlanjut ke fasilitas dapur Akshaya Patra di Bangalore. Adapun Akshaya Patra adalah organisasi nirlaba yang kini menjadi mitra terbesar pemerintah India dalam penyelenggaraan skema makan siang.
"Delegasi Indonesia mendapatkan banyak wawasan dan pengetahuan dari tur tersebut dan berharap adanya fasilitas serupa di Indonesia dapat mensukseskan rencana makan siang di dalam negeri,” tutur Firman.
Ia memuji program ini dan menyatakan minat untuk merealisasikannya di Indonesia.
Menurut keterangan tersebut, kunjungan kerja khusus dilakukan untuk memperluas visi presiden dan wakil presiden yang baru terpilih. Adapun salah satu tujuan utama delegasi ini adalah mempelajari “Midday Meal Scheme/ Skema Makan Siang” di India.
Baru-baru ini, Wakil Presiden terpilih dan Wali Kota Surakarta saat ini Gibran Rakabuming Raka, dalam pertemuannya dengan Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, ikut mengapresiasi keberhasilan India dalam memberikan makanan gratis kepada siswa sekolah.
Menurut dia India adalah contoh tepat, mengingat keberhasilan nyata dari program makan siang di sekolah. Selain itu, jumlah populasi negara tersebut relatif sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler

