Jumat, 15 Mei 2026

Indonesia Kunker ke India, Pelajari Program Makan Siang Gratis

Penulis : Grace El Dora
6 Apr 2024 | 22:20 WIB
BAGIKAN
Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Firman Hidayat (kanan) memberi cinderamata saat berkunjung ke fasilitas dapur pengelenggara skema makan siang, Akshaya Patra, di Bangalore, India pada Senin (1/4/2024). (Foto: Antara/HO-Kedubes India)
Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Firman Hidayat (kanan) memberi cinderamata saat berkunjung ke fasilitas dapur pengelenggara skema makan siang, Akshaya Patra, di Bangalore, India pada Senin (1/4/2024). (Foto: Antara/HO-Kedubes India)

JAKARTA, investor.id – Sejumlah perwakilan tingkat tinggi Indonesia kunjungan kerja (kunker) ke India, demi mempelajari program makan siang gratis di sana. Para delegasi juga menjajaki potensi investasi dua negara.

Tujuan kunjungan ini adalah mempelajari program tersebut, untuk menerapkan program serupa yakni menyediakan makanan berkualitas kepada siswa sekolah di Indonesia. Kedutaan Besar India di Indonesia mengumumkan perihal kunjungan ini lewat keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (6/4).

Firman Hidayat selaku deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, dan Investasi memimpin rombongan delegasi Indonesia.

ADVERTISEMENT

Mereka menyimak paparan di Kementerian Pendidikan mengenai Skema Makan Siang dan implementasinya, termasuk faktor-faktor seperti logistik, nilai gizi, tantangan, peran pemerintah pusat bersama pemerintah negara bagian India.

Tur kerja ini berlanjut ke fasilitas dapur Akshaya Patra di Bangalore. Adapun Akshaya Patra adalah organisasi nirlaba yang kini menjadi mitra terbesar pemerintah India dalam penyelenggaraan skema makan siang.

"Delegasi Indonesia mendapatkan banyak wawasan dan pengetahuan dari tur tersebut dan berharap adanya fasilitas serupa di Indonesia dapat mensukseskan rencana makan siang di dalam negeri,” tutur Firman.

Ia memuji program ini dan menyatakan minat untuk merealisasikannya di Indonesia.

Menurut keterangan tersebut, kunjungan kerja khusus dilakukan untuk memperluas visi presiden dan wakil presiden yang baru terpilih. Adapun salah satu tujuan utama delegasi ini adalah mempelajari “Midday Meal Scheme/ Skema Makan Siang” di India.

Baru-baru ini, Wakil Presiden terpilih dan Wali Kota Surakarta saat ini Gibran Rakabuming Raka, dalam pertemuannya dengan Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty, ikut mengapresiasi keberhasilan India dalam memberikan makanan gratis kepada siswa sekolah.

Menurut dia India adalah contoh tepat, mengingat keberhasilan nyata dari program makan siang di sekolah. Selain itu, jumlah populasi negara tersebut relatif sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia