Jumat, 15 Mei 2026

Pembangunan Smelter Gresik Freeport Indonesia Sudah Mencapai 94%

Penulis : Arnoldus Kristianus
10 Apr 2024 | 15:17 WIB
BAGIKAN
Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas di rumah dinas Menteri Investasi Bahlil Lahadalia pada Rabu (10/4/2024). (Foto: B Universe/Arnoldus Kristianus)
Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas di rumah dinas Menteri Investasi Bahlil Lahadalia pada Rabu (10/4/2024). (Foto: B Universe/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id – Proses pembangunan smelter baru PT Freeport Indonesia di Gresik hingga hari ini, Rabu (10/4), sudah mencapai 94% dari target.

Per Agustus 2024 fasilitas smelter baru di Gresik tersebut akan memproses 850 ribu ton konsentrat tembaga. Smelter tersebut diperkirakan dapat mencapai angka tersebut jika operasional dimulai sesuai target pada Juni 2024.

"Agustus nanti mulai dengan 50%, akhir tahun ini itu akan 100%. Kalau 50% dari 1,7 juta ton berarti 850 ribu ton," tutur Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas saat ditemui di rumah dinas Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Rabu.

ADVERTISEMENT

Smelter PT Freeport Indonesia merupakan fasilitas pemurnian dan pengolahan konsentrat tembaga kedua milik PTFI yang sedang dibangun di Kawasan Java Integrated Industrial Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.

Dengan luas total sekitar 100 hektare (Ha), smelter ini merupakan wujud komitmen PTFI untuk mematuhi persyaratan yang terdapat dalam izin usaha pertambangan khusus (IUPK).

Menurut Tony, pembangunan smelter akan rampung sesuai rencana yakni pada Mei 2024 sebelum mulai beroperasi pada bulan berikutnya.

"Juni mulai operasi tetapi belum produksi, karena konsentratnya di-feeding ke dalam situ di sekitar awal Agustus sehingga akhir Agustus, baru keluar katoda tembaganya," ungkapnya.

Tahap awal produksi di smelter direncanakan berlangsung pada Agustus 2024 dengan kapasitas sebanyak 50%. Jika demikian, kapasitas produksi akan mencapai 100% pada akhir 2024.

"Awal Agustus mulai diisi, lalu akhir Agustus dia keluar katoda tembaganya. Prosesnya kira-kira tiga minggu, yang konsentrat yang diproses," kata dia.

Fasilitas smelter PTFI merupakan komitmen PTFI dalam mendukung program hilirisasi nasional.

Tony menambahkan, hasil pengolahan Smelter PT Freeport Indonesia akan ditambahkan dengan kapasitas pengolahan smelter yang telah beroperasi, PT Smelting, dengan kapasitas pengolahan satu juta ton konsentrat tembaga setiap tahun.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 29 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 33 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia