Jumat, 15 Mei 2026

Jokowi Inginkan Pembangunan Pemerintah Pusat dan Daerah Sinkron 

Penulis : Alfida Febrianna
6 Mei 2024 | 16:36 WIB
BAGIKAN
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat Musrembangnas 2024 dalam rangka penysusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 bertema "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.",  Senin (06/05/24)
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat Musrembangnas 2024 dalam rangka penysusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 bertema "Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.", Senin (06/05/24)

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan agar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024 dapat memadupadankan koordinasi dari perencanaan pembangunan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Hal tersebut penting agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan sinkron antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah pada 2025 mendatang.

Disampaikan Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Musrembangnas 2024 digelar dalam rangka penysusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 bertema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”

ADVERTISEMENT

Menurut Suharso penyusunan RKP 2025 ini harus mengusung prinsip dasar, yaitu harmonisasi program pusat dan daerah, orientasi hasil yang produktif, serta akurasi sasaran dan strategi alokasi anggaran.

"Jangan sampai nanti pemerintah pusat membangun dam (bendungan), dengan irigasi primer, tapi irigasi sekundernya tidak dibangun oleh pemerintah provinsi, irigasi tersiernya tidak dibangun oleh pemerintah kabupaten/kota," ujar Suharso, di Jakarta, Senin (06/05/24).

"Kemudian, jalan-jalan provinsi, jalan-jalan kabupaten/kota itu juga rendah. Padahal itu jalan-jalan ekonomi. Dengan demikian, Presiden memerintahkan kepada kami, Bappenas dan PUPR untuk membuat impres jalan daerah, air bersih, stunting dan seterusnya," sambungnya.

Terakhir, Suharso menegaskan, Rancangan Awal RKP Tahun 2025 telah memuat agenda penting yang mengacu pada Rancangan Akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, termasuk beberapa agenda yang terkait dengan program presiden terpilih.

"Integrasi dengan program presiden terpilih akan terus dilakukan hingga penetapan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025,” papar Suharso.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia