Sabtu, 4 April 2026

Mundur dari Ketum PBB, Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Tetap Aktif Berpolitik

Penulis : Yustinus Patris Paat
19 Mei 2024 | 13:59 WIB
BAGIKAN
Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra

JAKARTA, investor.id - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan mundur dari jabatannya sebagai Ketum. Pengunduran diri Yusril disampaikan dalam sidang Musyawarah Dewan Partai (MDP) yang diselenggarakan di DPP PBB Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta pada hari ini, Sabtu (18/5/2024).

"Permintaan mundur saya dari jabatan Ketum diterima oleh peserta MDP yang terdiri atas DPP PBB, Dewan Pimpinan Wilayah serta badan-badan khusus dan otonom PBB yang seluruhnya berjumlah 49 suara dalam pengambilan keputusan," ujar Yusril dalam keterangannya, Sabtu (18/5/2024).

MDP adalah lembaga tertinggi di dalam Struktur organisasi PBB yang berwenang mengambil keputusan-keputusan penting seperti melakukan perubahan terbatas AD/ART dan memilih seorang Penjabat Ketua Umum jika Ketua Umum yang dipilih Muktamar berhalangan tetap.

Advertisement

Dalam penjelasan Yusril, alasan dirinya mundur dari posisi Ketum PBB karena dirinya sudah terlalu lama memimpin PBB dan perlu regenerasi kepemimpinan PBB yang untuk sementara dipimpin oleh penjabat Ketua Umum PBB Fahri Bachmid.

"Saya sudah terlalu lama memimpin partai sejak PBB berdiri di awal Reformasi tahun 1998. Sudah saatnya terjadi regenerasi dalam kepemimpinan PBB. Saya kini berusia 68 tahun dan digantikan Dr. Fahri Bachmid,S.H.,M.H yang berusia 46 tahun," ungkap dia.

Namun demikian, Yusril mengatakan dirinya akan tetap aktif dalam dunia politik tanpa dibatasi oleh keterikatan dengan sebuah partai politik. Dia aktif di dunia politik dalam kapasitasnya sebagai pribadi dengan latar belakang akademisi dan dengan pengalaman yang cukup panjang dalam dunia politik tanah air.

"Dengan bertindak sebagai pribadi di luar partai, saya akan dapat lebih leluasa menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk turut serta dalam memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi bangsa dan negara kita, khususnya dalam membangun hukum dan demokrasi di negara kita ini," pungkas Yusril.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 23 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 25 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 35 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 39 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 47 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia