Jumat, 15 Mei 2026

Prabowo Minta Para Menteri Bekerja Efisien, Kurangi Seremonial dan Kunker ke Luar Negeri

Penulis : Ichsan Ali
23 Okt 2024 | 17:20 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

JAKARTA, investor.id - Presiden Prabowo Subianto menginginkan para jajaran menteri Kabinet Merah Putih untuk mengurangi kegiatan seremonial dan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri. Hal ini disampaikannya saat sidang kabinet perdana di kantor presiden Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/10/2024).

"Saya minta detail kegiatan-kegiatan yang terlalu seremonial, terlalu banyak seminar, terlalu banyak sarasehan, terlalu banyak konferensi, terlalu banyak perjalanan luar negeri, mohon dikurangi," ujar Prabowo. 

Prabowo menekankan pentingnya bekerja secara efisien dan tidak seenaknya, terlebih sistem politik Indonesia mengacu pada sistem demokrasi bukan otoriter.

ADVERTISEMENT

"Kita harus memberi contoh. Fokus kita adalah pembangunan ekonomi kesejahteraan rakyat ke dalam. Jangan mengada-ada. Studi banding, belajar Pramuka ke negara lain. Saya minta efisien," ungkapnya.

Prabowo pun mencontohkan beberapa terobosan yang ia lakukan, misalnya memperkuat serta membentuk lembaga di antaranya yakni Kantor Staf Kepresidenan, Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, hingga Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. 

"Saya perkuat Kepala Staf Kepresidenan. Saya perkuat itu. Saya ada tambahan lagi Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus. Tugas mereka adalah memonitor semua program semua proyek yang kita akan lancarkan," papar Prabowo.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia