Jumat, 15 Mei 2026

Psikolog Jelaskan Dampak Perubahan Kurikulum Pendidikan Bagi Para Pelajar

Penulis : Basudiwa Supraja
12 Nov 2024 | 19:46 WIB
BAGIKAN
Psikolog Pendidikan Anak dan Remaja, Vera Itabiliana dalam forum diskusi di kantor B-Universe, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, pada Selasa (12/11/2024). (B-Universe Photo)
Psikolog Pendidikan Anak dan Remaja, Vera Itabiliana dalam forum diskusi di kantor B-Universe, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, pada Selasa (12/11/2024). (B-Universe Photo)

JAKARTA, investor.id – Psikolog Pendidikan Anak dan Remaja, Vera Itabiliana menyampaikan perubahan kurikulum pendidikan bisa membuat bingung dan stres bagi para pelajar. Hal ini berpotensi terjadi jika perubahan kurikulum yang dilakukan terlalu sering.

“Siswa bisa bingung. Kalau berubah dengan cepat juga bisa buat stres pada siswa. Kalau gurunya kewalahan, anak-anak juga stres,” ungkapnya dalam forum diskusi di kantor B-Universe, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, pada Selasa (12/11/2024).

Vera menjelaskan kurikulum pendidikan bak payung besar. Kendati dia juga tetap sepakat adanya perubahan kurikulum yang dinamis. Hal itu bukan berarti siklus perubahan dilakukan secara intens dan menyeluruh. Kurikulum pendidikan tetap perlu memiliki koridor yang baku dan menetap.

ADVERTISEMENT

“Kurikulum itu kayak payung besar. Saya setuju perubahan yang dinamis, tetapi tidak harus berubah terus menerus. Harus tetap ada koridor yang tidak berubah,” kata dia.

Vera menambahkan, saat ini fenomena pendidikan di Indonesia masih belum sempurna sejak level dasar. Contohnya, pada metode belajar baca, tulis, dan berhitung (calistung) yang faktanya masih belum ideal.

Secara psikologis, tahapan belajar calistung pada anak yang tepat boleh diperkenalkan di usia lima sampai enam tahun. Namun nyatanya, anak-anak usia dini di Indonesia ditekankan untuk sudah bisa calistung di level sekolah dasar (SD).

“Seperti belajar calistung. Sampai sekarang belum ada kapan idealnya diajarkan kepada anak. Dari sisi psikologis, calistung baru diperkenalkan usia 5-6 tahun. Karena itu masa sensitif anak baru mulai belajar. Tapi faktanya banyak orang tua yang meminta anak mereka diajarkan, karena tuntutan masuk SD sudah harus bisa calistung,” sambung Vera.

Vera kemudian menyarankan adanya pakem kurikulum yang disesuaikan dengan tumbuh kembang anak. Perubahan kurikulum tetap harus memiliki keterkaitandengan edisi sebelumnya agar para pelajar khususnya di sekolah dasar ke bawah tidak kaget.

“Harus ada pakem (kurikulum) yang disesuaikan dengan tumbuh kembang anak. Bagaimana itu disajikan, sifatnya dinamis. Berubah bukan berarti 180 derajat beda, harus ada kaitan dengan (kurikulum) sebelumnya agar anak-anak tidak kaget. Transisi pelan-pelan,” pungkas Vera.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia