Dubes AS Sebut Kunjungan Prabowo ke AS Mantapkan Kemitraan Strategis
JAKARTA, investor.id – Duta Besar Amerika Serikat (Dubes AS) untuk Indonesia Kamala Shirin Lakhdhir mengatakan kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto ke AS memantapkan komitmen kemitraan strategis. Pertemuan pemimpin kedua negara juga memberikan kesempatan baik untuk Indonesia maupun AS memperkuat kemitraan strategis komprehensif.
“Kunjungan terbaru Presiden Prabowo memberikan kesempatan bagi kedua pemerintah untuk berkomitmen kembali pada janji untuk memperluas dan memperdalam hubungan kita melalui kemitraan strategis yang komprehensif,” ucap Lakhdir dalam konferensi pers di Kedubes AS di Jakarta, Rabu (20/11/2024).
Menurut Lakhdir, pemerintah AS dan Indonesia meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis komprehensif. Adapun tahun lalu kedua negara secara resmi menetapkan upaya kedua negara untuk mengatasi tantangan regional dan global, serta membuka peluang baru untuk memperluas kerja sama.
“Sejak saat itu, rakyat Amerika Serikat dan Indonesia, dua demokrasi terbesar kedua dan ketiga di dunia, telah melakukan pemungutan suara untuk memilih pemimpin baru,” kata dia.
Lebih lanjut ia mengatakan, Presiden AS Joe Biden telah meyakinkan presiden terpilih Donald Trump soal komitmen pemerintahan saat ini yang akan bekerja untuk memastikan transisi kepemimpinan damai dan tertib.
Baca Juga:
5 Rekomendasi Aplikasi Trading Kripto dengan Fitur Unggulan dan Lisensi Resmi di IndonesiaLebih lanjut diplomat itu menyampaikan, selama pertemuan kedua kepala negara di Washington, Prabowo dan Biden membahas cara-cara untuk memajukan kolaborasi. Ini termasuk menguatkan hubungan ekonomi, meningkatkan kerja sama keamanan, maupun kerja sama dalam isu-isu regional dan global.
“Kedua pemimpin menegaskan komitmen mereka untuk mempromosikan demokrasi, pluralisme, supremasi hukum, dan sistem internasional yang stabil dan terbuka, nilai-nilai yang menyatukan kedua negara kita. Mereka menggarisbawahi pentingnya untuk terus memajukan Indo Pasifik yang terbuka, transparan, dan inklusif, dengan ASEAN sebagai pusat dari visi ini,” sambungnya.
Presiden AS pun menegaskan dukungan kuat AS terhadap upaya Indonesia untuk mempercepat aksesi ke dalam Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), yang akan memfasilitasi jalan Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.
Kedua pemimpin juga menekankan pentingnya mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim, pertanian berkelanjutan, dan transisi energi terbarukan.
Biden dan Prabowo juga menyampaikan komitmen terhadap upaya bersama untuk meningkatkan kerja sama keamanan dengan tujuan bersama mendorong perdamaian dan stabilitas di Asia Tenggara.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






