Jumat, 15 Mei 2026

Golkar Yakin Jadi Pemenang Kedua di Pilkada 2024

Penulis : Yustinus Patris Paat
29 Nov 2024 | 19:18 WIB
BAGIKAN
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 29 November 2024. (B-Universe Photo/Yustinus Patris Paat)
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, 29 November 2024. (B-Universe Photo/Yustinus Patris Paat)

JAKARTA, investor.id – Partai Golkar mengaku optimistis menjadi pemenang kedua di Pilkada Serentak 2024. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG), Partai Golkar saat ini memenangkan 50% lebih Pilkada Serentak 2024 atau kedua terbanyak setelah Partai Gerindra.

“Berdasarkan data-data yang ada, itu dapat dijelaskan bahwa indikasinya, kelihatannya yang lebih besar itu adalah Gerindra, setelah itu juga ada Golkar, setelah itu PDIP, lalu nyusul yang lain-lain,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (29/11/2024).

Kendati demikian, Idrus mengakui klaim kemenangan itu belum final dan bisa berubah sesuai dengan penetapan KPU di berbagai daerah. Selain itu, selisih perolehan suara di beberapa daerah antara pasangan calon sangat tipis, sehingga pemenang pilkada bisa jadi berubah.

ADVERTISEMENT

Sementara di daerah lain, kata dia, umumnya memiliki selisih yang jauh sehingga hasilnya sulit berubah, seperti di Kalimantan Timur untuk kemenangan Rudy Mas’ud dan Seno Adji; di Jawa Timur untuk kemenangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak: di Jawa Barat untuk kemenangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan; serta Sumatera Utara untuk kemenangan Bobby Nasution dan Surya.

“Karena itu, kita menggunakan indikasinya, kecenderungannya yang lebih besar adalah Gerindra, setelah itu nyusul Golkar, tetapi belum final. Dan ini kita bicara fakta, masa kita langsung buat begini, padahal ini masih geser. Ini based on data,” tegas Idrus.

Senada dengan Idrus, Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG), Syahmud Basrin Ngabalin mengatakan pihaknya telah bekerja intensif memantau dan menghimpun data-data dari daerah setelah pencoblosan, 27 November 2024 lalu. Hasilnya, menunjukkan hal positif karena berpotensi kuat masuk tiga besar pemenang Pilkada 2024 dan perolehannya sedang menuju target 60% kemenangan di seluruh Indonesia.

Alhamdulillah mudah-mudahan dengan posisi kita hari ini Golkar optimis akan ada di posisi tiga besar dan kita mungkin ada di posisi kedua nantinya dan kalau setelah kita lihat dengan setelah perkembangan yang ada dari data sementara yang kita himpun dan kita pantau posisi Gerindra mungkin ada pada posisi pertama,” kata Syahmud.

“Tapi kita tetap optimis dari Partai Golkar untuk ikut sampai dengan pencapaian 60% dan hari ini kita sudah mulai bergerak dari 50% ke 60%,” kata dia menambahkan.

Disebutkan, data C1 yang sudah masuk di posko pemantauan Pilkada Serentak 2024 BSNPG, mencapai angka 98%. Data tersebut diambil dari 202 Badan Saksi Nasional yang berada di kabupaten, kota dan provinsi yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024. Data-data tersebut masuk dalam sistem tabulasi yang dimiliki partai Golkar dari pusat hingga daerah.

“Kita pantau itu semua sehingga mendapatkan hasil yang bisa kita tabulasi dan menjadi alat ukur kita untuk memastikan proses pemantauan kemenangan Partai Golkar di seluruh Indonesia. Jadi optimis mencapai target dan optimisme itu tetap berdasarkan pada fakta dan data,” pungkas Syahmud.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia