Menko Infra AHY Minta Tambahan Anggaran Rp 273 M untuk Maksimalkan Kinerja
JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta tambahan anggaran sebesar Rp 273 miliar kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR untuk Tahun Anggaran 2025. Tambahan anggaran tersebut untuk memastikan kementerian bisa bekerja maksimal dalam satu tahun berjalan.
"Ya, tambahannya Rp 273 miliar. Jadi dari pagu yang ditetapkan sebelumnya Rp 230 miliar, ditambah dengan Rp 273 miliar, jadi kami berharap mendapatkan Rp 503 miliar," ujar AHY seusai rapat kerja dengan Banggar DPR di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2024).
AHY mengatakan, anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk penguatan manajemen, fasilitas pendukung, membangun command center dashboard serta belanja pegawai. Kemenko Infrastruktur, kata dia, memiliki kurang lebih 639 pegawai baik itu kategori PNS maupun non-PNS serta empat kedeputian.
Menurut AHY, para pegawai tersebut punya tugas dengan intensitas yang juga tinggi karena ada penekanan dari Presiden Prabowo Subianto, agar Kemenko Infrastruktur ini harus bisa mengintegrasikan sekaligus melakukan pengawasan yang baik.
“(Integrasi tersebut) agar semua infrastruktur bisa berdampak langsung pertumbuhan ekonomi secara nasional, serta peningkatan kesejahteraan termasuk pengentasan kemiskinan dan juga mengurangi ketimpangan antar wilayah," jelas AHY.
AHY berharap Banggar DPR mempertimbangkan penambahan anggaran Kemenko Infrastruktur tersebut. Karena penambahan tersebut sesuai dengan kebutuhan kementeriannya agar bisa bekerja secara maksimal.
Dia memastikan pihaknya tidak mengada-ada, karena untuk mengkoordinasikan 5 kementerian teknis terkait ditambah instansi-instansi lainnya yang berhubungan dengan infrastruktur secara keseluruhan.
"Jadi kami tentunya tidak mengeluh, hanya ingin memastikan bahwa agar bisa bekerja lima tahun ke depan dengan baik, karena butuh dukungan di awal. Tentunya ini juga inline dengan semangat kerja cepat dan taktis," pungkas AHY.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






