Jumat, 15 Mei 2026

Sudah Tak Dianggap Kader PDIP, Begini Tanggapan Jokowi

Penulis : Rizka Ardina
5 Des 2024 | 16:44 WIB
BAGIKAN
Mantan Presiden Joko Widodo saat ditanya media di Kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, pada Kamis (5/12/2024).
Mantan Presiden Joko Widodo saat ditanya media di Kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, pada Kamis (5/12/2024).

SOLO, investor.id – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi sikap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang sudah tak menganggap dirinya sebagai kader partai. Menurutnya, kini dirinya tak bergabung dengan partai manapun.

"Ya berarti partainya perorangan," ungkap Jokowi saat ditemui di Kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, pada Kamis (5/12/2024). 

Jokowi menegaskan, pernyataan Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menyatakan dirinya bukan lagi tercatat sebagai kader partai berlambang banteng itu. Dengan demikian, kata, Jokowi, dirinya sudah tak terafiliasi partai politik (parpol) manapun.

ADVERTISEMENT

"Ya partainya jadi perorangan, ya udah itu," singkatnya.

Dikabarkan, Sekjen PDIP Hasto menegaskan bahwa Joko Widodo dan keluarganya sudah tak lagi menjadi bagian dari anggota PDIP.

Hal ini disampaikan Hasto, merespons Jokowi yang mengaku masih menyimpan Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI-P.

"Saya tegaskan kembali. Bapak Jokowi dan keluarga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan," kata Hasto dalam konferensi pers di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2024). 

Hasto menyatakan, hal ini lantaran Jokowi dan keluarganya tidak lagi sejalan dengan cita-cita yang diperjuangkan Presiden Pertama RI Soekarno atau Bung Karno ketika masa-masa membangun Partai Nasional Indonesia (PNI).

"Maka di dalam proses ini yang dilakukan oleh PDI Perjuangan kita tidak akan pernah kehilangan dari gagasan-gagasan ideal bahwa dari seorang rakyat biasa bisa berproses menjadi seorang pemimpin," ungkapnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia