Jumat, 15 Mei 2026

Gibran Tekankan Pentingnya Keberlanjutan Sumber Air untuk Produktivitas Pertanian

Penulis : Maria Gabrielle Putrinda
27 Des 2024 | 15:28 WIB
BAGIKAN
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat meninjau perkembangan pembangunan Bendungan Jlantah di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (27/12/2024).
Wapres Gibran Rakabuming Raka saat meninjau perkembangan pembangunan Bendungan Jlantah di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (27/12/2024).

KARANGANYAR, investor.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya keberlanjutan sumber daya air untuk mendukung produktivitas pertanian. Hal ini sekaligus sebagai langkah strategis dalam memitifasi dampak perubahan iklim.

Hal ini Gibran sampaikan saat meninjau perkembangan pembangunan Bendungan Jlantah di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (27/12/2024). Pembangunan bendungan ini telah mencapai 98,55%, sesuai rancangan yang telah ditetapkan.

Bendungan Jlantah direncanakan mengaliri lahan persawahan seluas 1.494 hektar, serta diharapkan dapat mereduksi banjir (70,33 m³/detik) dengan luas lahan 87 hektar.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima dari Sekretariat Wakil Presiden RI, bendungan ini juga dapat menjadi sumber air baku sebesar 150 liter per detik.

Wapres menyoroti peluang bendungan ini dalam mendukung pengembangan energi terbarukan guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Hal ini, sejalan dengan visi Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi melalui diversifikasi sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Pasalnya fasilitas itu juga memiliki potensi sebagai lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 10 Megawatt dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) hingga 0,625 Megawatt. Selain itu, bendungan ini mempunyai daya tarik sebagai objek pariwisata.

Bendungan Jlantah diproyeksikan menjadi salah satu pendukung untuk program ketahanan pangan nasional dari sisi manfaat irigasi serta ketahanan energi dari manfaat energi listrik yang dihasilkan.

Oleh karena itu, Wapres Gibran berharap proyek Bendungan Jlantah selesai tepat waktu, sehingga para petani dapat segera meningkatkan hasil produksi, dan masyarakat sekitar mendapatkan manfaat yang lebih luas, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 49 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia