Jumat, 15 Mei 2026

Menteri Abdul Mu’ti Apresiasi Peran Aisyiyah Wujudkan Pendidikan Inklusif

Penulis : Grace El Dora
15 Jan 2025 | 18:31 WIB
BAGIKAN
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti dalam Pembukaan Tanwir I Aisyiyah pada Rabu (15/1/2025), bertema Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Indonesia Berkeadilan. (Foto: Istimewa)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti dalam Pembukaan Tanwir I Aisyiyah pada Rabu (15/1/2025), bertema Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Indonesia Berkeadilan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengapresiasi peran Aisyiyah dalam mewujudkan pendidikan inklusif. Mu'ti menyampaikan harapannya agar Aisyiyah bisa menjadi mitra Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan inklusif, sehingga semua anak apapun kondisinya bisa mendapatkan pendidikan berkualitas.

"Banyak sekali anak Indonesia yang belum berkesempatan mendapatkan layanan pendidikan dan banyak anak putus sekolah yang karena keadaannya, baik karena keadaan ekonomi maupun faktor lain dalam kehidupan, menempatkan mereka tidak dapat melanjutkan pendidikan sebagaimana mestinya," papar Mu’ti dalam Pembukaan Tanwir I 'Aisyiyah pada Rabu (15/1/2025) bertema "Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Indonesia Berkeadilan".

Pendidikan inklusi diharapkan dapat mendukung pemenuhan wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD).

ADVERTISEMENT

"Wajib belajar 13 tahun ini meniscayakan peran penting dan dukungan masyarakat khususnya Aisyiyah yang selama ini memiliki gerakan luar biasa dalam pendidikan anak usia dini," ucap Mu’ti, Rabu

Ia Mu'ti menyebutkan, TK ABA yang tersebar di seluruh pelosok negeri hingga mancanegara jumlahnya telah mencapai lebih dari 20 ribu sangat mendukung gerakan pendidikan Indonesia.

"Ini adalah angka terbesar layanan pendidikan yang dimiliki ormas (organisasi masyarakat), bahkan jauh lebih banyak jumlahnya dibandingkan TK yang dimiliki pemerintah," ungkapnya.

Menteri juga mengapresiasi peran Aisyiyah dalam pendidikan inklusif, terutama pendidikan yang berbasis masyakarat. Pasalnya, banyak anak disabilitas maupun non disabilitas yang belum mendapatkan layanan pendidikan.

"Pendidikan inklusi yang menjadi bagian dari ikhitar kita bersama membangun komitmen mendukung pemenuhan hak pendidikan bagi disabilitas atau pelajar berkebutuhan khusus itu belum berjalan sebagaimana yang diharapkan," imbuhnya.

Menteri Abdul Mu’ti Apresiasi Peran Aisyiyah Wujudkan Pendidikan Inklusif
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti dalam Pembukaan Tanwir I Aisyiyah pada Rabu (15/1/2025), bertema Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Indonesia Berkeadilan. (Foto: Istimewa)

Oleh karena itu Menteri Mu'ti berharap kerja sama ini, khususnya dalam bidang pendidikan anak usia dini dan pendidikan inklusi, dapat mensukseskan keinginan bersama dalam memberikan pendidikan bermutu bagi semua.

Sinergi Kemendikdasmen dan Aisyiyah dalam gerakan pendidikan inklusif Aisyiyah diwujudkan dalam penandatanganan kerja sama yang dilakukan dalam Pembukaan Tanwir I 'Aisyiyah.

Tri Hastuti Aisyiyah selalu Sekretaris Umum PP Aisyiyah menyampaikan, kerja sama akan meliputi beberapa hal.

Pertama, peningkatan kapasitas pendidik maupun tenaga pendidik. Kedua, penguatan peran keluarga dalam pendidikan inklusif, pendidikan karakter, literasi, dan numerasi. Ketiga, penguatan kompetensi literasi dan numerasi bagi peserta didik. Keempat, penyelenggaraan wajib belajar 13 tahun yang inklusif.

Lebih lanjut Tri mengungkapkan, Aisyiyah sudah mengupayakan pendidikan inklusif dengan meningkatkan kapasitas guru dan tenaga pendidik perihal pendidikan inklusif, pengembangan SOP layanan pendidikan inklusif, parenting pendidikan inklusif, hingga penyelenggaraan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) bagi pemulung maupun korban perkawinan anak.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia