Jumat, 15 Mei 2026

BMKG Beri Peringatan Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

Penulis : Hendro Situmorang
3 Feb 2025 | 09:44 WIB
BAGIKAN
Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bibit siklon 91 S dan 93 P dari citra satelit Himawari di Stasun Klimatologi BMKG Karangploso, Malang, Jawa Timur, Rabu (13/3/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa)
Petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bibit siklon 91 S dan 93 P dari citra satelit Himawari di Stasun Klimatologi BMKG Karangploso, Malang, Jawa Timur, Rabu (13/3/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa)

JAKARTA, investor.id Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan waspada potensi bencana hidrometeorologi. Pihaknya melaporkan sekaligus memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi akibat pengaruh bibit siklon tropis.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyatakan pihaknya meminta masyarakat dan pemerintah daerah (pemda) untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang.

Masyarakat yang berada di daerah rawan longsor diimbau untuk lebih waspada, terutama saat hujan deras terjadi.

ADVERTISEMENT

"Aktivitas di area berlereng curam sebaiknya dihindari, dan tanda-tanda awal longsor seperti munculnya retakan tanah atau rembesan air harus diperhatikan dengan serius," jeals Guswanto dalam keterangan yang diterima Senin (3/2/2025).

Selain itu, masyarakat juga perlu memeriksa kondisi drainase secara berkala untuk memastikan sistem saluran air berfungsi optimal, guna mengurangi risiko genangan dan banjir.

BMKG juga meminta masyarakat untuk mematuhi peringatan dini terkait cuaca ekstrem, terutama bagi nelayan dan operator transportasi laut yang berisiko terdampak gelombang tinggi. Seluruh informasi terbaru mengenai perkembangan cuaca dapat diakses melalui kanal resmi BMKG termasuk media sosial atau aplikasinya, kata Guswanto.

Gelombang dengan ketinggian 2,5-4 meter (m) diprediksi terjadi di beberapa perairan Indonesia. Ini termasuk Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Banten hingga NTT, Laut Sawu, Perairan Kupang-Pulau Rote, Laut Maluku, Laut Halmahera, Perairan utara Papua Barat Daya hingga Papua, serta Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua.

Untuk sepekan ke depan mulai Minggu (2/2/2025), beberapa daerah yang perlu disiagakan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan dapat meningkat menjadi sangat lebat atau ekstrem, yaitu meliputi daerah Papua, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Jawa Barat, Jambi, Papua Barat dan Papua Barat Daya.

“Kami mengimbau seluruh pihak, baik masyarakat, pemerintah daerah, hingga instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Jangan sepelekan potensi dampak dari tiga bibit siklon ini. Waspada, siaga, dan selalu pantau informasi resmi BMKG untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi,” pungkasnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia