Jumat, 15 Mei 2026

Farhan Minta Pendampingan KPK Cegah Korupsi di Lingkungan Pemkot Bandung

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
17 Feb 2025 | 12:41 WIB
BAGIKAN
Wali Kota Bandung terpilih, Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Bandung terpilih, Erwin mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (17/2/2025).
Wali Kota Bandung terpilih, Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Bandung terpilih, Erwin mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (17/2/2025).

JAKARTA, investor.id - Wali Kota Bandung terpilih, Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Bandung terpilih, Erwin mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (17/2/2025). Kedatangan keduanya untuk membahas seputar pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

"Saya sama Pak Wakil didampingi oleh beberapa anggota DPRD Kota Bandung akan melakukan konsultasi dan menjajaki MoU program koordinasi dan supervisi pencegahan tipikor (tindak pidana korupsi) di Pemerintah Kota Bandung," kata Farhan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (17/2/2025).

Farhan menekankan pihaknya berkomitmen menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik. Hal itu diyakininya akan menciptakan pemerintahan yang bersih.

ADVERTISEMENT

Politikus Nasdem itu pun menyoroti soal masih adanya permasalahan korupsi di Kota Bandung. Dia pun berkomitmen untuk melakukan berbagai perbaikan.

"Karena kasus korupsi yang berkepanjangan ini sekarang status laporan keuangan kami masih WDP (wajar dengan pengecualian). Target kami akhir tahun kami sudah bisa WTP (wajar tanpa pengecualian). Itu sebabnya pendidikan, pencegahan, koordinasi, dan supervisi pencegahan korupsi menjadi sangat penting," ungkap Farhan. 

Ditambah lagi, Farhan menyinggung saat ini Kejati Jawa Barat tengah mengusut dugaan korupsi pada Kebun Binatang Bandung. Oleh sebab itu, Farhan mengaku salah satu tujuan kedatangannya kali ini adalah meminta pendampingan KPK atas proyek-proyek yang dikerjakan Pemkot Bandung nantinya.

"Jadi artinya koordinasi supervisi pencegahan tindak pidana korupsi menjadi sangat penting tidak hanya untuk pemerintah, tapi juga untuk semua orang yang ada di Bandung. Salah satu bentuk teknisnya begitu (minta pendampingan KPK)," ucap Farhan.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 13 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia