Jumat, 15 Mei 2026

Nusron Wahid Akan Berantas Mafia Tanah Hingga Miskinkan Pelaku

Penulis : Bambang Ismoyo
31 Mar 2025 | 16:35 WIB
BAGIKAN
Menteri Agraria Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid menyampaikan pesan khusus dalam momen Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah alias Lebaran 2025 pada Senin (31/3/2025). (Foto: B-Universe/ Bambang Ismoyo)
Menteri Agraria Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid menyampaikan pesan khusus dalam momen Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah alias Lebaran 2025 pada Senin (31/3/2025). (Foto: B-Universe/ Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah lewat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) menegaskan akan melakukan upaya maksimal dalam memberantas mafia tanah. Menteri ATR/ Kepala BPN Nusron Wahid mengungkapkan, pihaknya akan memberantas mafia tanah hingga memiskinkan pelakunya.

Pihaknya akan terus menjalankan berbagai kebijakan untuk mengentaskan praktik tersebut. Pertama, mafia tanah perlu dikenakan pasal berlapis termasuk Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Selanjutnya, mafia tanah harus dimiskinkan agar memberikan efek jera.

Diketahui, cukup banyak isu yang menyebut mafia menyerobot tanah milik rakyat.

ADVERTISEMENT

"Yang benar-benar mafia yang menyerobot tanah rakyat harus kita tangkap. Bahkan sudah ada yang kita miskinkan dengan TPPU," beber Nusron saat ditemui di Masjid Kyai Haji Hasyim Asy'ari, Jakarta, Senin (31/3/2025).

Kedua, Nusron Wahid memastikan pihaknya menindak tegas para pejabat atau aparatur sipil negara (ASN) yang berada di bawah kementerian yang dipimpinnya, yang terlibat dalam praktik kotor mafia tanah. Nusron tak segan-segan akan memberikan sanksi, bahkan hingga mencopot yang bersangkutan dari jabatannya.

Nusron mengaku, sudah ada 16 pegawai di Kementerian ATR/ BPN yang telah ia berikan sanksi tegas. Menurutnya praktik mafia tanah biasanya kerap melibatkan pegawai ATR/ BPN, agar aksinya berjalan lancar.

"Saya sebagai pimpinan harus memberikan contoh dan menertibkan anak buah saya. Karena tidak mungkin tanah itu diserobot, kalau enggak melibatkan orang BPN. Harus kami tertibkan juga," ucapnya.

Ketiga, Nusron bersama Kementerian ATR/ BPN akan terus mendorong kesadaran masyarakat yang tanahnya belum bersertifikat untuk segera mengurusnya. Agar tanah milik masyarakat dapat legal secara hukum.

Dengan demikian, tanah masyarakat ini tidak dapat diserobot para mafia.

"Masyarakat yang harus sadar dengan cara segera mensertifikatkan tanahnya secepat mungkin, supaya enggak diserobot-serobot," tandasnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 55 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia