Kamis, 14 Mei 2026

B-Universe Audiensi dengan SBY, Dukung Pemerintah Hadapi Dinamika Global

Penulis : Juan Guardiola
23 Apr 2025 | 08:16 WIB
BAGIKAN
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) usai menerima Executive Chariman B-Universe Enggartiasto Lukita dan jajaran direksi saat beraudiensi di kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Selasa (22/4/2025) malam. (Foto: B-Universe Photo/ Joanito De Saojoao)
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) usai menerima Executive Chariman B-Universe Enggartiasto Lukita dan jajaran direksi saat beraudiensi di kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Selasa (22/4/2025) malam. (Foto: B-Universe Photo/ Joanito De Saojoao)

BOGOR, investor.id – Jajaran direksi B-Universe melakukan audiensi bersama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), untuk bersama-sama mendukung pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam menghadapi dinamika global.

Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita menjelaskan pertemuan tersebut untuk menggali pengalaman SBY saat memimpin negara menghadapi krisis keuangan besar tahun 2008. Pengalaman itu dinilai berharga untuk mengantisipasi dinamika global saat ini, khususnya perang tarif impor yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

“Beliau (SBY) tekankan berkali-kali, kita berikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam setiap langkahnya, kita perlu bersatu,” papar Enggartiasto di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (22/4/2025).

ADVERTISEMENT

SBY menegaskan persatuan menjadi modal utama dalam menghadapi persoalan global karena dampaknya akan berpengaruh pada perekonomian bangsa. Misalnya seperti yang sedang terjadi saat ini, yakni perang dagang yang dampaknya berpotensi akan menghambat laju perdagangan barang atau komoditas Indonesia.

Dalam pembahasan ini, SBY menekankan tiga hal penting yang harus diperhatikan. Pertama, menjaga pasar modal tetap tenang. Kedua, menyatukan kebijakan fiskal dan moneter supaya perekonomian tetap teratur.

Ketiga, pentingnya peran media dalam mensosialisasikan berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat bisa tersampaikan dengan baik. Hal ini berguna untuk menjaga suasana tetap tenang dan mencegah timbulnya analisis liar.

“Beliau (SBY) juga menceritakan mengenai apa yang terjadi pada waktu yang lalu bagaimana geopolitik dan berbagai hal yang lainnya ditarik sampai dengan kondisi terkini dan bagaimana probabilitas yang ada,” imbuh Enggartiasto Lukita.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia