Jumat, 15 Mei 2026

Buntut Keracunan MBG, Polisi Periksa Pengelola SPPG Limbangansari Cianjur

Penulis : Riski Maulana
23 Apr 2025 | 17:36 WIB
BAGIKAN
Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto menunjukkan peralatan dapur SPPG yang disita untuk diteliti, usai insiden keracunan massal setelah menyantap MBG, Rabu (23/4/2025)
Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto menunjukkan peralatan dapur SPPG yang disita untuk diteliti, usai insiden keracunan massal setelah menyantap MBG, Rabu (23/4/2025)

CIANJUR, investor.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur memeriksa 10 orang pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Limbangansari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Pemeriksaan usai insiden keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa siswa MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI 1 Cianjur.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto menjelaskan, pihaknya telah memeriksa kepala SPPG, ahli gizi, juru masak, pertugas pengepakan serta kurir distribusi makanan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap secara jelas penyebab para siswa di dua sekolah tersebut keracunan. 

Menurut Tono, petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti dari dapur SPPG Limbangansari seperti sampel makanan, peralatan masak, dan wadah plastik. Sampel makanan serta sisa muntahan telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah Jawa Barat untuk dianalisis.

ADVERTISEMENT

Tono menambahkan, hingga kini belum ada status hukum yang ditetapkan terhadap 10 orang yang diperiksa, karena proses masih dalam tahap pendalaman dan pengembangan.

“Operasional dapur SPPG Limbangansari kami hentikan sementara selama proses penyelidikan,” ujarnya, Rabu (23/4/2025). 

Diketahui, SPPG Limbangansari memasok makanan MBG ke tujuh sekolah di wilayah Kecamatan Cianjur dengan total 2.780 porsi per hari.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Laila Yahya, menyebutkan bahwa jumlah korban keracunan di MAN 1 Cianjur mencapai 60 orang dan di SMP PGRI 1 Cianjur sebanyak 19 orang.

“Korban yang sempat dirawat di RSUD Sayang Cianjur seluruhnya telah dipulangkan, sedangkan lima orang lainnya masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Cianjur,” ujar Frida. 

AKP Tono memastikan bahwa kepolisian akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. Ia juga menegaskan kesiapannya untuk turut mengawasi pelaksanaan program makan siang gratis agar tetap berjalan aman dan berkualitas.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia