Kamis, 14 Mei 2026

Pengacara Penggugat Ijazah Jokowi Jadi Tersangka, ZM: Ini Konspirasi

Penulis : Wijayanti Putri
23 Apr 2025 | 20:38 WIB
BAGIKAN
Zaenal Mustofa (dasi merah) menunjukkan ijazah miliknya usai bersama Muhammad Taufiq melaporkan dugaan ijazah palsu SMA Jokowi ke PN Solo beberapa waktu lalu. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)
Zaenal Mustofa (dasi merah) menunjukkan ijazah miliknya usai bersama Muhammad Taufiq melaporkan dugaan ijazah palsu SMA Jokowi ke PN Solo beberapa waktu lalu. (Beritasatu.com/Wijayanti Putri)

SOLO, investor.id – Polres Sukoharjo menetapkan Zaenal Mustofa (ZM), salah satu pengacara yang tergabung dalam tim hukum penggugat ijazah SMA mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai tersangka tindak pidana pemalsuan dokumen.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Zaenudin mengatakan, penetapan ZM sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen sesuai dengan Pasal 263 ayat 2 KUHP. 

“ZM sudah di tetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka hari Jum'at tanggal 18 April 2025. Penyidik juga telah mengirimkan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) ke Kejari Sukoharjo,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Pelapor kasus ini, Asri Purwanti mengatakan, dirinya sudah lama melaporkan kasus tersebut ke Polres Sukoharjo, yakni pada Oktober 2023. Asri yang berprofesi sebagai pengacara tersebut mengatakan, penetapan tersangka ZM tidak ada hubungannya dengan kasus pelaporan ijazah SMA Jokowi di Pengadilan Negeri (PN) Solo.

“Jadi perlu digarisbawahi perkara ini sudah lama banget. Ter-pending beberapa tahun karena orang ini (ZM) baru nyaleg dan sesuai telegram Kapolri orang yang nyaleg tidak boleh diproses hukum. Jadi tidak ada kaitannya dengan kasus yang sedang disidangkan di PN Solo," papar Asri.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Tengah itu mengungkapkan, alasan dirinya melaporkan ZM ke Polres Sukoharjo. Dia menemukan bukti ZM menggunakan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan transkrip nilai mata kuliah milik orang lain.

ZM menggunakan NIM dan transkrip tersebut atas nama Anton Wijanarko, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UMS untuk melanjutkan kuliah di FH Universitas Surakarta (Unsa).

“Sudah kami lakukan pengecekan di Pendidikan Tinggi (Dikti) tahun 2019, kemudian ditelusuri lagi di UMS pada tahun 2020 dan kami melihat dan kami meyakini bahwa NIM dan transkrip nilai mata kuliah milik Anton Wijanarko dengan NIM C100010099 di FH UMS, dipakai Zaenal untuk melanjutkan kuliah di FH Unsa," beber Asri. 

Terpisah, saat dikonfirmasi Zaenal Mustofa membantah dirinya memalsukan transkrip nilai dan NIM untuk mendaftar di Unsa. Ia mengatakan transfer dari UMS ke Unsa pada tahun 2008, sedangkan dalam laporan tersebut disebutkan tahun 2009.

“Saya ini masuk ke Unsa tahun 2008. Ya ini gak jelas. Masak aku sudah jadi mahasiswa, itu baru muncul (laporannya). Dan saya bisa menunjukan bahwa dokumen ijazah yang saya miliki asli,” kata dia.

Karena itu, pihaknya yakin jika penetapan tersangka tersebut merupakan upaya kriminalisasi terhadap dirinya. Lantaran ia masuk sebagai tim pengacara yang melaporkan dugaan ijazah palsu Jokowi ke PN Solo. 

Dugaan tersebut semakin menguat lantaran Asri selaku pelapor dinilainya tidak memiliki legal standing untuk melaporkan masalah ini.

“Jelas ini ada konspirasi. Artinya, mereka memiliki power untuk mengerahkan instrumen penegak hukum. Pasti ada kaitannya," pungkasnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 6 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 15 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 33 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia