Jumat, 15 Mei 2026

Indonesia Minta Kerja Sama Perdagangan Adil ke AS, Ini Poin yang Ditegaskan

Penulis : Bambang Ismoyo
25 Apr 2025 | 12:37 WIB
BAGIKAN
Tangkapan layar - Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers terkait perkembangan Lanjutan Negosiasi Dagang Indonesia-Amerika Serikat, Jumat (25/5/2025). (Foto: B-Universe/ Bambang Ismoyo)
Tangkapan layar - Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers terkait perkembangan Lanjutan Negosiasi Dagang Indonesia-Amerika Serikat, Jumat (25/5/2025). (Foto: B-Universe/ Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah Indonesia mendorong Amerika Serikat (AS) untuk dapat mewujudkan kerja sama perdagangan yang adil dan berimbang. Berikut ini poin penekanan yang masuk ke dalam bagian negosiasi Indonesia atas kebijakan tarif resiprokal yang dicanangkan Presiden AS Donald Trump terhadap RI.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan seluruh poin yang diajukan kepada pemerintah AS. Menko Airlangga memastikan semua poin telah mempertimbangkan kepentingan nasional. Hal ini ditegaskannya dalam konferensi pers terkait perkembangan Lanjutan Negosiasi Dagang Indonesia-Amerika Serikat, Jumat (25/5/2025).

"Tawaran Indonesia kepada Amerika Serikat untuk mewujudkan kerja sama perdagangan yang adil, mengacu kepada kepentingan nasional dan dirancang untuk menjaga keseimbangan setidaknya pada lima manfaat," papar Menko Airlangga, Jumat.

ADVERTISEMENT

Poin pertama dari lima manfaat yang dimaksud adalah memenuhi kebutuhan dan menjaga ketahanan energi nasional. Kedua, memperjuangkan akses pasar Indonesia ke AS, khususnya dengan kebijakan tarif yang kompetitif bagi produk ekspor Indonesia.

Ketiga, deregulasi untuk meningkatkan kemudahan berusaha, perdagangan, dan investasi yang akan menciptakan lapangan pekerjaan. Keempat, memperoleh nilai tambah dengan kerja sama rantai pasok (supply chain), industri strategis, dan kerja sama mineral penting (critical mineral).

Kelima, akses ilmu pengetahuan dan teknologi dalam berbagai bidang yaitu kesehatan, pertanian, dan energi baru terbarukan. Sebagai informasi, saat ini delegasi Indonesia yang dipimpin Menko Airlangga tengah berada di AS dalam rangka melakukan negosiasi kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan Trump.

Airlangga mengungkapkan, pertemuan dengan stakeholder di AS baik dari pihak pemerintah maupun dunia usaha secara keseluruhan dinilai baik.

Delegasi Indonesia telah melakukan pertemuan dengan United States Trade Representative (USTR), Secretary of Commerce, Secretary of Treasury.

"Upaya pedekatan Indonesia telah diterima dan diapresiasi dengan sangat baik oleh USTR, Commerce, maupun Treasury, dan semua membuka ruang dialog," papar Airlangga.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 25 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia