Nilai Transaksi Judol Kuartal I 2025 Rp 47 Triliun, Turun Signifikan dari Rp 90 Triliun
JAKARTA, investor.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan perputaran dana terkait judi online atau judol pada kuartal I 2025 mulai Januari sampai Maret menyentuh angka Rp 47 triliun. Data ini diklaim menurun dibandingkan periode sebelumnya.
Kepala PPATK Ivan Yustivandana mengatakan, tahun 2024, periode Januari-Maret perputaran dana terkait judol mencapai Rp 90 triliun, dan periode yang sama tahun ini berhasil ditekan kurang dari Rp 50 triliun.
Ivan menilai data penurunan tersebut merupakan pencapaian signifikan. Hal tersebut berhasil dilakukan berkat kerja sama yang terjalin erat antara penyidik Polri dengan para pemangku kepentingan lainnya dalam upaya menangani masalah judol.
Selain itu, Ivan mengungkapkan adanya tren penurunan dalam hal transaksi judol. Dia membeberkan, transaksi judol pada kuartal I tahun ini menurun hingga lebih dari 80% dibandingkan pada 2024 lalu.
"Saat ini transaksi dari Januari sampai Maret itu 39 juta transaksi. Jika itu saja berhasil kita maintain, dikali empat, hanya akan terjadi 160 juta transaksi tahun ini. Dibandingkan dengan 209 juta transaksi di tahun lalu," ujar Ivan saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (7/5/2025).
Ivan yakin, upaya memberantas judol sebagaimana amanat dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto bisa tercapai jika tren positif ini terus dipertahankan. Upaya pemberantasan judol akan terus digencarkan demi mewujudkan Indonesia Emas.
"Kalau secara konsisten ini bisa kita lakukan, ini bisa mewujudkan apa yang Bapak presiden mintakan kepada semua terkait dengan perwujudan Asta Cita bagaimana Indonesia Emas bisa dicapai ke depan," ucap Ivan.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






