Kamis, 14 Mei 2026

Indonesia Usung Sejumlah Isu Strategis di Ajang KTT Asean 2025

Penulis : Yustinus Patris Paat
25 Mei 2025 | 21:07 WIB
BAGIKAN
Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono memberi keterangan kepada pers di Lobby DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi Kemanggisan, Jakarta Barat, Selasa (13/8/2024
Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono memberi keterangan kepada pers di Lobby DPP Partai Golkar di Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi Kemanggisan, Jakarta Barat, Selasa (13/8/2024

JAKARTA,investor.id- Keterlibatan Indonesia di ajang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke -46 Asia Tenggara (Asean) 2025, bakal mengusung sejumlah isu strategis di kawasan, termasuk komitmen inklusivitas dan berdaya saing tinggi di tengah dinamika geopolitik global.

“Dalam KTT ASEAN 2025, Indonesia akan mengangkat isu-isu strategis yang mencerminkan dinamika kawasan dan global. Di tengah persaingan politik dan geoekonomi antara kekuatan besar dunia, Indonesia berkomitmen memperkuat peran Asean sebagai kawasan yang stabil, inklusif, dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman," kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono kepada wartawan, Minggu (25/5/2025).

Selain itu, kata Dave, Indonesia juga akan menyampaikan pandangan terhadap eskalasi persaingan di kawasan Asean dan Indo-Pasifik secara lebih luas.

ADVERTISEMENT

“Fokus utama mencakup respons Asean terhadap ketegangan geopolitik, upaya menjaga stabilitas regional, serta pentingnya memperkuat kerja sama nyata melalui Asean Outlook on the Indo-Pacific (AOIP)," ungkap Politisi Partai Golkar ini.

Lebih lanjut, Dave mengatakan Indonesia juga akan mengangkat sejumlah isu mendesak yang membutuhkan penyelesaian segera, seperti konflik politik berkepanjangan di Myanmar serta meningkatnya kejahatan lintas batas.

Termasuk, soal laut China Selatan, di mana Indonesia akan tetap berperan sebagai mediator yang menjunjung tinggi prinsip hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982, serta mendorong kelanjutan perundingan Code of Conduct (COC) antara ASEAN dan Tiongkok untuk menghindari eskalasi dan menjaga stabilitas kawasan.

“Dalam hal ini, Indonesia akan mendorong Asean untuk memperkuat kapasitas kolektifnya dalam merespons krisis dan mempercepat implementasi langkah-langkah konkret yang dapat mengurangi ketegangan dan mendorong solusi damai," pungkas Dave.

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 7 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 15 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 33 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia