Energi dan Mineral Forum 2025 oleh ESDM dan B-Universe Usung Enam Isu Besar
JAKARTA, investor.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkolaborasi dengan media grup B-Universe (BeritaSatu, BTV, Investor Daily, dan Jakarta Globe) menggelar acara Energi dan Mineral Forum 2025. Acara yang membahas terkait masa depan energi dan mineral di Indonesia ini digelar di Kempinski Grand Ballroom, Hotel Indonesia, Senin (26/5/2025).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita akan membuka acara ini. Acara ini akan mempertemukan stakeholders di bidang energi dan mineral, mulai dari akademisi, praktisi, pengusaha hingga pemerintah untuk saling berdiskusi mengenai peluang dan tantangan di sektor energi dan mineral di Indonesia.
Dalam acara ini akan ada enam sesi diskusi yang diisi oleh narasumber profesional dari berbagai kalangan. Enam sesi diskusi akan mengupas secara detail terkait sektor energi minyak dan gas bumi, batubara dan transformasi energi, energi baru dan terbarukan (EBT), industri tambang mineral dan hilirisasi, kelistrikan dan infrastruktur energi, hingga industri penunjang dan ketenagakerjaan.
Secara rinci, diskusi terkait sektor energi minyak dan gas bumi akan membahas seputar topik transformasi industri migas: efisiensi dan eksplorasi baru. Sesi ini akan diisi oleh narasumber dari Kementerian ESDM, Pertamina Hulu Energi, SKK Migas dan Badan Geologi.
Sesi kedua terkait batubara dan transformasi energi akan membahas topik masa depan batubara: hilirisasi, gasifikasi dan strategi exit yang adil. Diskusi ini akan diisi oleh narasumber dari Kementerian ESDM, asosiasi pemasok energi mineral dan batubara Indonesia (Aspebindo), serta Indonesian Mining dan Energy Forum (IMEF).
Sesi ketiga terkait EBT, akan membahas topik terkait dengan energi bersih untuk kedaulatan energi nasional: tantangan dan peluang EBT. Diskusi ini akan diisi oleh narasumber dari Kementerian ESDM, Pertamina NRE, masyarakat energi terbarukan Indonesia (Meti), serta ICDX.
Sesi keempat terkait industri tambang mineral dan hilinisasi akan membahas topik terkait dari tambang ke manufaktur: hilirisasi mineral strategis dari industri nasional. Diskusi ini akan diisi oleh narasumber dari Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, Kadin Indonesia, serta asosiasi penambang nikel Indonesia (APNI).
Sesi kelima terkait kelistrikan dan infrastruktur energi akan membahas topik bertajuk membangun sistem kelistrikan masa depan yang inklusif andal dan berkelanjutan. Diskusi ini akan menghadirkan narasumber dari Dewan Energi Nasional, masyarakat ketenagalistrikan Indonesia (MKI), dan Kementerian ESDM.
Terakhir, sesi terkait dengan industri penunjang dan ketenagakerjaan akan membahas rantai nilai industri pendukung mulai dari SDM teknologi dan peran lokal. Sesi ini akan diisi oleh akademisi dari UPN veteran Jakarta dan ikatan ahli geologi Indonesia (IAGI).
Selanjutnya, rangkaian acara Energi dan Mineral Forum 2025 akan ditutup oleh Ketua Indonesian Mining Association (IMA) Rachmat Makkasau serta Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara Kementerian ESDM Tri Winarno yang akan mengulas terkait dengan masa depan energi dan mineral Indonesia.
Harapannya, acara ini bukan sekadar hanya mempertemukan stakeholders di bidang energi dan mineral di Indonesia, tetapi juga dapat memberikan insights bagi seluruh stakeholders untuk pengambilan keputusan di masa mendatang.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






