Jumat, 15 Mei 2026

Keputusan Kemendagri Soal Status 4 Pulau Bagian Pemutakhiran Data Nasional

Penulis : Reza Hery Pamungkas
16 Jun 2025 | 22:34 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat memberikan keterangan di kantor Kemendagri Senin (16/06/2025).
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat memberikan keterangan di kantor Kemendagri Senin (16/06/2025).

JAKARTA, investor.id - Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, memberikan penjelasan terkait keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai status empat pulau yang sempat menjadi sorotan publik.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari proses pemutakhiran data kode wilayah dan batas wilayah secara nasional, bukan hanya terbatas pada wilayah Sumatera atau Aceh.

“Yang terjadi sebenarnya adalah pemutakhiran data terkait dengan kode wilayah dan batas seluruh wilayah di Indonesia,” kata Bima Arya dalam keterangan resminya, di kantor Kemendagri Senin (16/06/2025).

ADVERTISEMENT

Bima menjelaskan, Menteri Dalam Negeri tidak hanya menandatangani dokumen untuk empat pulau atau dua provinsi saja, melainkan seluruh wilayah Indonesia. Total terdapat lebih dari 4.000 lampiran keputusan yang ditandatangani dalam proses ini.

“Jadi, sekali lagi, keputusan menteri ini bukan hanya terkait empat pulau atau hanya dua provinsi saja, tapi ini adalah pemutakhiran data seluruh Indonesia. Lampirannya tadi ada 4.000 halaman lebih,” ujarnya.

Pemutakhiran data tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penyesuaian administratif dan pembaruan informasi wilayah yang berlaku secara nasional. 

Sebelumnya, sejumlah pihak mempertanyakan keputusan Kemendagri terkait status beberapa pulau di wilayah Aceh dan Sumatera.

Penjelasan ini diharapkan dapat meredam kesalahpahaman dan memastikan transparansi dalam proses administrasi kewilayahan nasional.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia