Jumat, 15 Mei 2026

Nadiem akan Kooperatif Bantu Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Laptop Chromebook

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
23 Jun 2025 | 22:21 WIB
BAGIKAN
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ristek Nadiem Makarim usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Senin (23/6/2025).
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Ristek Nadiem Makarim usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Senin (23/6/2025).

JAKARTA, investor.id - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim rampung menjalani pemeriksaan tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung), Senin (23/6/2025). Nadiem diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dalam proyek digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek periode 2019-2022.

"Saya baru saja menyelesaikan tugas dan tanggung jawab saya sebagai warga negara Indonesia yang patuh kepada proses hukum," kata Nadiem seusai pemeriksaan selama 12 jam di kantor Kejagung, Jakarta. 

Menurut Nadiem, dirinya telah menjalankan tugas sebagai warga yang patuh hukum. Menurutnya, penegakan hukum yang adil dan transparan adalah hal penting bagi demokrasi dan pemerintahan yang bersih. Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Kejagung.

ADVERTISEMENT

"Dalam kapasitas saya sebagai saksi, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap jajaran aparat dari Kejaksaan yang telah menjalankan proses hukum ini dengan baik, mengedepankan asas keadilan, transparansi, dan asas praduga tak bersalah," ujar nya.

"Saya akan terus bersikap kooperatif untuk membantu menjernihkan persoalan ini demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap transformasi pendidikan yang telah kita bangun bersama. Terima kasih dan izinkan saya pulang karena keluarga saya telah menunggu," sambungnya.

Diketahui, Kejagung mengendus dugaan persekongkolan jahat di balik proyek tersebut. Diduga telah ada arahan untuk tim teknis membuat kajian seputar pengadaan tersebut.

Arahan itu supaya dalam proyek digitalisasi pendidikan ini menggunakan laptop berbasis operating system Chromebook. Padahal, langkah ini tak sesuai dengan kebutuhan, bahkan disimpulkan tidak efektif untuk dijalankan.

Langkah itu dinilai tak efektif mengingat pengoperasian Chromebook membutuhkan internet. Sedangkan infrastruktur internet di Indonesia belum sepenuhnya merata hingga ke daerah-daerah.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia