Jumat, 15 Mei 2026

Kejagung Panggil Megawati untuk Dimintai Keterangan Soal Kredit Sritex

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
26 Jun 2025 | 16:07 WIB
BAGIKAN
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar di Gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (28/5/2025).
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar di Gedung Kejagung, Jakarta, Rabu (28/5/2025).

JAKARTA, investor.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil Megawati (M), istri Komisaris Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto. Megawati dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pemberian kredit yang diterima Sritex dari sejumlah bank.

"Megawati istri dari Iwan Setiawan selaku Direktur Utama PT Griya Asri Sejahtera (diperiksa)," kata Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar saat dikonfirmasi, Kamis (26/6/2025). 

Menurut Harli, keterangan Megawati dinilai dapat membuat terang kasus yang tengah ditangani. Namun, Kejagung belum membeberkan detail materi yang telah didalami melalui pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

Adapun kasus korupsi Sritex melibatkan tiga tokoh kunci, yaitu Dicky Syahbandinata (DS), Zainuddin Mappa (ZM), dan Iwan Setiawan Lukminto (ISL). Ketiganya telah ditahan oleh penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Dicky Syahbandinata, yang menjabat sebagai pemimpin divisi korporasi dan komersial PT Bank BJB pada 2020, menjadi salah satu tersangka kasus korupsi Sritex. Ia diduga kuat memberikan fasilitas kredit kepada Sritex tanpa mematuhi prinsip kehati-hatian perbankan. 

Zainuddin Mappa, mantan direktur utama PT Bank DKI, juga masuk dalam daftar tersangka kasus korupsi Sritex. Ia disinyalir menyetujui pemberian kredit kepada Sritex meskipun perusahaan tersebut tidak memiliki kelayakan kredit berdasarkan hasil pemeringkatan lembaga penilai keuangan.

Sedangkan Iwan Setiawan Lukminto, yang menjabat sebagai direktur utama Sritex pada periode 2005–2022, menjadi tersangka utama dari pihak perusahaan. Ia diduga menyalahgunakan dana kredit yang diterima dari Bank BJB dan Bank DKI.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia