Jumat, 15 Mei 2026

Polri Ajukan Tambahan Anggaran Sebesar Rp 63,7 Triliun untuk Tahun 2026

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
7 Jul 2025 | 13:31 WIB
BAGIKAN
Komisi III DPR RI menggelar rapat dengan Kejaksaan Agung dan Polri di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (7/7/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Komisi III DPR RI menggelar rapat dengan Kejaksaan Agung dan Polri di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (7/7/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

JAKARTA, investor.id – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengajukan tambahan anggaran untuk tahun 2026 sebesar Rp 63.795.421.525.000 (Rp 63,7 triliun). Adanya tambahan ini maka total anggaran Polri tahun 2026 mencapai Rp 173,3 triliun.

"Setelah diterimanya pagu indikatif tahun anggaran 2026 sebesar Rp 109,6 triliun, maka Polri masih mengalami kekurangan sebesar Rp 63,7 triliun," kata Asisten Utama Bidang Perencanaan Umum dan Anggaran (Astamarena), Komjen Pol Wahyu Hadiningrat saat rapat kerja (raker) dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/7/2025). 

Wahyu menjelaskan, detail penambahan anggaran itu terdiri dari belanja pegawai dengan usulan tambahan Rp 4.826.391.032.000. Anggaran ini diprioritaskan untuk gaji pegawai rekrutmen personel baru serta memenuhi kenaikan tunjangan kinerja 80% personel Polri dan ASN.

ADVERTISEMENT

Kemudian ada belanja barang dengan usulan tambahan senilai Rp 13.860.488.482.000. Anggaran ini diprioritaskan untuk meningkatkan operasional Polri sekaligus pelayanan kamtibmas. Beberapa di antaranya yakni operasional pengembangan Polda Papua Tengah, Papua Barat Daya, hingga polres dan satuan kerja (satker) baru.

"Perawatan command center, pengamanan di perbatasan dan pulau-pulau kecil terluar, dan lain-lain," ungkap Wahyu. 

Ada juga belanja modal dengan usulan tambahan senilai Rp 45.108.542.011.000. Anggaran ini diprioritaskan untuk pemenuhan kendaraan listrik, kapal pemburu cepat di perbatasan, pemenuhan peralatan pendukung pengungkapan kasus narkoba hingga siber, peningkatan ruang pelayanan khusus, pembangunan mako, dan pembangunan rumah dinas untuk personel Polri.

"Sehingga pada tahun anggaran 2026, Polri mengusulkan kembali kekurangan tersebut untuk dialokasikan pada pagu anggaran atau alokasi anggaran tahun anggaran 2026," pungkasnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia