Jumat, 15 Mei 2026

Satgas Pangan Sasar Korporasi hingga Telusuri Aset Hasil Beras Oplosan

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
24 Jul 2025 | 14:31 WIB
BAGIKAN
Konferensi pers pengungkapan kasus beras tak sesuai standar mutu pada klaim kemasan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (24/7/2025)
Konferensi pers pengungkapan kasus beras tak sesuai standar mutu pada klaim kemasan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (24/7/2025)

JAKARTA, investor.id - Satgas Pangan Polri terus mengusut praktik beras oplosan ini. Satgas akan mengembangkan pengusutan dengan menggali keterangan dari berbagai pihak yang terkait, salah satunya korporasi selaku produsen beras.

Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, selaku penyidik, Stagas Pangan berencana memeriksa saksi-saksi dari korporasi yang memproduksi merek yang tidak sesuai dengan standar mutu. 

Helfi menyampaikan, Satgas segera melakukan gelar perkara terkait kasus ini untuk menentukan siapa saja yang harus bertanggung jawab secara hukum dalam kasus ini. Selain itu, Satgas pun akan menelusuri aset-aset terkait dengan pengembangan kasus ini.

ADVERTISEMENT

"Mengembangkan perkara terhadap dugaan adanya merek-merek lain yang juga tidak sesuai dengan standard mutu dan takaran. Selanjutnya melakukan tracing aset atas hasil kejahatan tindak pidana asal," ungkap Helfi saat jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Helfi menekankan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan maupun penyidikan terhadap segala bentuk pidana di bidang pangan. Pihaknya berkomitmen menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi hak konsumen hingga menjaga stabilitas pangan nasional.

Helfi juga mengimbau masyarakat untuk cermat dalam membeli beras dengan melakukan pengecekan secara seksama terhadap label hingga berat bersih yang tertera di kemasan. Tak lupa, dia juga mengingatkan para pelaku usaha untuk tidak melakukan praktik curang.

"Kepada pelaku usaha, kami tegaskan untuk tidak melakukan praktik-praktik curang yang merugikan konsumen dan melanggar ketentuan yang berlaku. Kami tidak akan segan-segan menindak dengan tegas terhadap penyimpangan yang dilakukan para pelaku usaha,'" ucap Helfi.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 42 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 44 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia