Jumat, 15 Mei 2026

Kejagung Dalami Adanya Tindak Pidana Korupsi dalam Kasus Beras Oplosan

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
25 Jul 2025 | 15:53 WIB
BAGIKAN
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna

JAKARTA, investor.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Satgassus Penanganan dan Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Korupsi (P3TPK) mulai mendalami dugaan korupsi di balik terungkapnya kasus beras oplosan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengatakan, Kejagung measih melakukan pendalaman terhadap indikasi korupsi dalam kasus tersebut. 

"Karena ini ditangani oleh Tim P3TPK, dan ada di bawah Gedung Bundar, kan kewenangannya terkait dengan tindak pidana korupsi dan perekonomian," kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna di kantor Kejagung, Jakarta, Jumat (25/7/2025).

ADVERTISEMENT

Dalam proses penyelidikan ini, Kejagung bakal berkoordinasi dengan Satgas Pangan Polri dan Gugus Ketahanan Pangan TNI.

Satgas Pangan Polri diketahui juga membuka penyidikan terkait masalah beras oplosan dengan menerapkan pasal perlindungan konsumen serta dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dalam proses penyelidikan ini, Kejagung telah melayangkan panggilan kepada enam perusahaan untuk dimintai keterangan terkait isu beras oplosan ini pada Senin (28/7/2025). Namun, Anang belum merinci soal kedudukan dari masing-masing perwakilan perusahaan yang bakal dimintai keterangan. 

Sebelumnya, Kejagung mulai melakukan penyelidikan terkait dugaan beras oplosan dan penyimpangan harga jualnya. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas perintah yang telah ditetapkan Presiden Prabowo Subianto.

"Kejaksaan juga melalui Tim Satgasus P3TPK pada Gedung Bundar telah memulai melakukan penyelidikan terkait penyimpangan ketidaksesuaian mutu dan harga beras berdasarkan standard nasional Indonesia dan harga eceran tertinggi HET yang ditetapkan oleh pemerintah," kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna di kantor Kejagung, Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia