Geledah Dinas Kominfo, Kejati DIY Cari Bukti Korupsi Pengadaan Bandwidth dan Sewa DRC
YOGYAKARTA, investor.id – Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kejati DIY) menggeledah kantor Dinas Komunikasi dan Informastika (Kominfo) Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Rabu (23/7/2025). Pengeledahan dilakukan untuk melengkapi data dan bukti dugaan tindak pidana korupsi di lembaga tersebut.
Kepala Seksi Pengendalian Operasi Kejati DIY Buyung Anjar Purnomo memimpin penggeledahan ini dengan tujuan untuk mendapatkan bukti perkara dugaan korupsi pengadaan bandwidht internet tahun 2022-2024 dan pengadaan sewa colocation DRC tahun 2023-2025.
Baca Juga:
Kejati Riau Periksa Mantan Bupati Rokan Hilir Terkait Dana Participating Interest PertaminaHingga saat ini, Kejati DIY telah memeriksa sebanyak 20 orang saksi. Mereka yang diperiksa ini berasal dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman dan dari pihak penyedia Internet Service Provider (ISP).
"Penyedia ISP yang diperiksa yaitu dari PT SIMS, PT GPU dan PT Gmedia," kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta, Herwatan, Jumat (25/7/2025).
Tindakan penggeledahan ini merupakan rangkaian tindakan penyidik menurut cara yang diatur dalam undang-undang dan mengumpulkan alat bukti sehingga dengan bukti permulaan yang cukup di duga keras telah ada tindak pidana.
Penggeledahan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta tanggal 10 Juli 2025 dan Surat Penetapan Ijin Penggeledahan Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Yogyakarta tanggal 16 Juli 2025.
Penyidik melakukan penggeledahan antara lain Ruang Arsip, Ruang Kabid Infrastruktur, Ruang Bendahara dan ruangan lain yang diduga menyimpan dokumen terkait pengadaan bandwidth internet tahun 2022-2024 dan pengadaan sewa colocation DRC tahun 2023-2025.
Dari penggeledahan tersebut kemudian penyidik menyita 34 dokumen antara lain Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), Surat Perjanjian Kerja, dokumen pembayaran dan dokumen lain yang terkait.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

