Jumat, 15 Mei 2026

Prabowo Targetkan 20 Juta Orang Dapat Cek Kesehatan Gratis pada 17 Agustus

Penulis : Celvin M. Sipahutar
6 Aug 2025 | 10:49 WIB
BAGIKAN
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin seusai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/8/2025). (Foto: B-Universe/ Celvin M. Sipahutar)
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin seusai menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/8/2025). (Foto: B-Universe/ Celvin M. Sipahutar)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto mendorong agar program cek kesehatan gratis (CKG) dapat terus diakselerasi agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas. Prabowo juga menargetkan 20 juta orang dapat cek kesehatan gratis pada 17 Agustus 2025 nanti.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin seusai menghadap Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/8/2025) malam WIB. Mulanya, Budi menyatakan penerima manfaat CKG telah mencapai 17 juta orang.

"Kan cek kesehatan gratis baru diluncurkannya di sekolah tanggal 4 Agustus kemarin. Jadi pak presiden senang sekali karena sekarang sudah 17 juta (penerima manfaat)," ucap Budi saat ditemui di Jakarta, Selasa (5/8/2025).

ADVERTISEMENT

Meski CKG sudah menjangkau sudah 17 juta orang, Prabowo ingin agar angka penerima manfaat dari program strategis ini dapat terus meningkatkan signifikan. 

Pada 17 Agustus 2025 yang bertepatan pada peringatan HUT ke-80 RI, kepala negara menargetkan penerima manfaat CKG dapat mencapai 20 juta orang.

"Beliau ingin kalau bisa nanti 17 Agustus bisa enggak 20 juta supaya bisa ada pencapaian yang baik di sana," tutur Budi.

CKG yang telah dimulai pada 10 Februari 2025. Ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan. Tujuan utama program ini adalah mendeteksi penyakit secara dini dan meningkatkan kesadaran kesehatan terhadap masyarakat.

Adapun target total penerima manfaat CKG adalah 281 juta penduduk Indonesia. Dari jumlah itu, 53,8 juta di antaranya adalah peserta didik yang dijangkau melalui program CKG Sekolah. Jumlah itu berasal dari 282 ribu satuan pendidikan meliputi SD, SMP, SMA, Madrasah, dan Sekolah Rakyat.

CKG diberikan gratis minimal satu kali dalam setahun. Program ini dilaksanakan melalui Puskesmas, Posyandu, sekolah, klinik BPJS, kantor, komunitas, serta terhubung secara digital melalui SATUSEHAT Mobile dan WhatsApp Kementerian Kesehatan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia