Kamis, 14 Mei 2026

Bupati Pati Batalkan PBB 250%, Warga Tetap Siapkan Aksi Besar-Besaran

Penulis : Jamaah
8 Aug 2025 | 16:40 WIB
BAGIKAN
Bupati Pati Sudewo
Bupati Pati Sudewo

PATI, investor.id - Bupati Pati Sudewo mencabut kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Hal ini untuk meredam kemarahan warganya atas ucapan Bupati Pati itu yang menantang masa demo dan aksi penertiban viral di media sosial.

"Kebijakan kenaikan PBB-P2 saya batalkan, untuk menciptakan situasi aman dan kondusif dan dalam rangka memperlancar perekonomian dan pembangunan Kabupaten Pati," kata Sudewo, Jumat (8/8/2025).

Sementara, terkait masyarakat Pati yang sudah membayar pajak pada tahun ini yang dinaikkan. Pihaknya akan mengembalikan uang yang sudah disetorkan ke kas daerah.

ADVERTISEMENT

"Pembayaran PBB-P2 akan seperti pada tahun 2024. Bagi yang sudah terlanjur membayar maka uang itu akan dikembalikan oleh pemerintah akan diatur teknisnya oleh BPKAD (Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah) dan oleh kepala desa," terangnya.

Namun bagi warga, pencabutan itu tidak cukup. Mereka menilai, Bupati telah melukai hati rakyat. Selain menaikkan pajak secara tiba-tiba, bupati juga dinilai arogan karena sempat menantang warganya untuk berdemo.

Ketua Aksi penggalangan donasi, Teguh Istianto, mengatakan, aksi tetap jalan karena ini bukan Cuma soal pajak. Menurutnya, bupati telah ingar janji dengan menaikkan pajak. 

“Bupati sudah ingkar janji kampanye, belum satu tahun sudah menaikkan pajak. Lalu menantang rakyat berdemo. Ini yang membuat warga marah. Kami minta beliau lengser,” ujar Teguh.

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu memastikan, aksi akbar tetap digelar pada 13 Agustus. Mereka menuntut pertanggungjawaban bupati secara moral dan politik, bukan sekadar pencabutan kebijakan. Donasi dari kalangan masyarakat terus membanjiri posko untuk aksi 13 Agustus mendatang hingga Jumat (8/8/2025).

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia