Jumat, 15 Mei 2026

Prabowo Gelar Rapat Tertutup Distribusi Beras dengan Bulog, BIN, BGN

Penulis : Grace El Dora
13 Aug 2025 | 13:23 WIB
BAGIKAN
Presiden RI Prabowo Subianto bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/8/2025). Sidang kabinet paripurna tersebut membahas perkembangan program kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, di antaranya di bidang pangan, energi, pemberantasan kemiskinan, hingga pembangunan SDM. (Foto: ANTARA)
Presiden RI Prabowo Subianto bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/8/2025). Sidang kabinet paripurna tersebut membahas perkembangan program kerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, di antaranya di bidang pangan, energi, pemberantasan kemiskinan, hingga pembangunan SDM. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat negara untuk rapat membahas isu-isu strategis, termasuk di antaranya situasi keamanan dan ketahanan pangan nasional di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa malam. Presiden Prabowo menggelar rapat tertutup dengan Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Intelijen Negara (BIN), hingga Badan Gizi Nasional (BGN).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, rapat terbatas itu berlangsung tertutup diikuti oleh sejumlah pejabat seperti Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala BIN Jenderal HOR (Purn.) M. Herindra, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Kepala BGN Dadan Hindayana, dan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

Dalam rapat tertutup tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi turut hadir.

ADVERTISEMENT

Menurut laporan Seskab Teddy, dalam rapat tertutup itu Presiden Prabowo mendengarkan laporan dari jajarannya mengenai situasi keamanan dan ketahanan pangan nasional, serta isu-isu strategis lainnya yang menjadi perhatian pemerintah. “Pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut membahas sejumlah isu strategis, termasuk situasi keamanan dan ketahanan pangan nasional,” bebernya.

Selepas rapat bersama Presiden Prabowo, Kepala BGN Dadan Hindayana menyebutkan dirinya baru saja melaporkan perkembangan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) per 11 Agustus 2025. Dadan menyebut realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk program MBG hingga awal pekan ini mencapai Rp 8,2 triliun.

Dari realisasi anggaran untuk MBG itu, BGN telah membentuk 5.103 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh provinsi Indonesia, tepatnya di 38 provinsi, 502 kabupaten, dan 4.770 kecamatan.

"Penerima manfaatnya sudah di atas 15 juta, dan insyaallah akan mendekati angka 20 juta," kata Dadan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (12/8/2025) malam.

Dadan kemudian menjelaskan Rp 8,2 triliun yang digelontorkan untuk MBG itu difokuskan untuk mengintervensi asupan gizi kepada anak-anak sekolah dan ibu-ibu hamil di berbagai daerah Indonesia.

BGN sendiri menargetkan hingga akhir Agustus 2025 ada 8.000 SPPG beroperasi, terutama yang dibiayai oleh APBN, dengan target penerima sampai dengan mendekati 20 juta.

Dadan juga sempat mengungkap strateginya untuk mencapai target mendekati 20 juta penerima MBG pada akhir Agustus 2025.

"Sekarang ini kan para mitra ini sudah mendaftar lama ya, sudah membangun SPPG-nya, hanya kami tinggal percepat verifikasinya. Jadi, kami sudah lebih dari dua minggu ini mempercepat proses verifikasi, mempersingkat proses administrasi, dan juga termasuk pembiayaan. Jadi, pembiayaannya kami kirim lebih awal supaya penerima manfaat bisa meningkat dalam waktu yang tidak terlalu lama," terangnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia