Jumat, 15 Mei 2026

Kejagung Nyatakan Riza Chalid Masuk DPO, Red Notice dalam Proses

Penulis : Muhammad Aulia Rahman
22 Aug 2025 | 14:47 WIB
BAGIKAN
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna di Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna di Jakarta, Jumat (22/8/2025).

JAKARTA, investor.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan, pengusaha Mohammad Riza Chalid (MRC) telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Penetapan DPO ini dilakukan setelah tersangka kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina ini mangkir dari panggilan Kejagung.

Riza Chalid sudah mangkir untuk panggilan Kamis (24/7/2025), Senin (28/7/2025), dan Senin (4/8/2025), sehingga Kejagung memutuskan yang bersangkutan masuk dalam DPO. Sejalan dengan upaya ini, pengajuan red notice juga dalam proses. 

"Saat ini dalam proses untuk red notice," kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna di Jakarta, Jumat (22/8/2025).

ADVERTISEMENT

Anang menyampaikan, red notice terhadap Riza Chalid tengah dibicarakan terlebih dahulu dengan Interpol. Dia menekankan, Kejagung perlu melalui tiap prosedur yang berlaku untuk berupaya mencari keberadaan saudagar minyak itu.

Anang memastikan, Kejagung berkomitmen menghadirkan Riza Chalid ke Indonesia untuk menjalani proses hukum. Namun, upaya ini tetap bakal dilakukan dengan mematuhi ketentuan maupun kedaulatan negara lain, mengingat diduga Riza tengah berada di luar Indonesia.

"Penyidik sedang berusaha untuk menghadirkan yang bersangkutan tentunya sesuai aturan yang berlaku," ungkap Anang.

Sedangkan baru-baru ini, Kejagung menyita deretan kendaraan terkait kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang. Empat mobil ini disita dari pihak yang diduga terafiliasi Riza Chalid.

Mobil-mobil yang disita terdiri dari berbagai merek, yakni satu sedan BMW, dua Mitsubishi Pajero, dan satu Toyota Rush. Kemudian Mercedes Benz, Mini Cooper, hingga Alphard.

Kejagung memastikan upaya penelusuran terhadap aset-aset Riza Chalid terus dilakukan. Ini termasuk terhadap aset-aset Riza Chalid yang berada di luar negeri. Keberadaan yang bersangkutan pun juga masih terus ditelusuri lebih lanjut mengingat ada dugaan berada di luar negeri.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia