Jumat, 15 Mei 2026

Tujuh Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta Rusak Akibat Demo 29 Agustus

Penulis : Andrew D. Tito
30 Aug 2025 | 14:48 WIB
BAGIKAN
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sedikitnya tujuh gerbang tol mengalami kerusakan berat akibat dibakar massa pada Jumat (29/8/2025). (Foto: B-Universe/ Andrew Tito)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sedikitnya tujuh gerbang tol mengalami kerusakan berat akibat dibakar massa pada Jumat (29/8/2025). (Foto: B-Universe/ Andrew Tito)

Menanggapi insiden ini, Jasa Marga menyampaikan penyesalan atas aksi perusakan yang merugikan masyarakat luas. Perusahaan mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan dengan mencari jalur alternatif, serta memantau informasi terbaru terkait kondisi lalu lintas.

“Antisipasi jadwal dan arah perjalanan, serta terus perbarui informasi terkini melalui media sosial resmi Jasa Marga, live CCTV melalui aplikasi TRAVOY, atau call center 24 jam Jasa Marga Group di 14080,” tambah Widiyatmiko.

Kericuhan yang berujung pada perusakan fasilitas jalan tol ini bermula dari gelombang demonstrasi yang digelar di beberapa titik di Jakarta pada Jumat (29/8). Aksi massa terjadi di Polda Metro Jaya, Gedung DPR/ MPR RI, dan Mako Brimob Kwitang.

ADVERTISEMENT

Unjuk rasa tersebut dipicu oleh peristiwa tragis sehari sebelumnya, Kamis (28/8/2025) malam, ketika seorang pengemudi ojek online (driver ojol) bernama Affan Kurniawan tewas setelah ditabrak dan dilindas dengan kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat.

Kasus ini memicu kemarahan publik, terutama para pengemudi ojol, yang menuntut proses hukum transparan dan tegas terhadap oknum aparat yang terlibat.

Sejauh ini, tujuh anggota Brimob telah ditahan terkait insiden tersebut. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahkan langsung menemui keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus permintaan maaf atas kejadian yang menewaskan Affan.

Kerusakan pada tujuh gerbang tol dan fasilitas pendukung diperkirakan membutuhkan waktu dan biaya pemulihan yang tidak sedikit. Selain itu, terganggunya operasional tol berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi, mengingat ruas Tol Dalam Kota Cawang–Tomang–Pluit merupakan salah satu jalur vital pergerakan kendaraan di Jakarta.

Pakar transportasi menilai kerusakan infrastruktur publik dalam aksi massa harus menjadi perhatian serius, karena selain membebani keuangan negara dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), juga berdampak langsung pada mobilitas masyarakat.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia