Jumat, 15 Mei 2026

Polisi Kembangkan Penangkapan, setelah Amankan 9 Penjarah Rumah Uya Kuya

Penulis : Mita Hapsari
31 Aug 2025 | 13:38 WIB
BAGIKAN
Kondisi rumah Anggota DPR Surya Utama (Uya Kuya) dikunjungi masyarakat usai dijarah massa, (30/8/2025).
Kondisi rumah Anggota DPR Surya Utama (Uya Kuya) dikunjungi masyarakat usai dijarah massa, (30/8/2025).

JAKARTA, investor.id - Polisi menangkap 9 orang yang diduga turut menjarah rumah anggota DPR sekaligus selebritas Surya Utama alias Uya Kuya. Rumah di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur itu terlihat berantakan usai disatroni massa, Sabtu malam (30/8/2025).

"Betul, sembilan pelaku untuk saat ini kita amankan. Masih didalami peran mereka,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan saat dikonfirmasi, Minggu (31/8/2025). 

Polisi juga tengah mengembangkan kasus ini, lantaran yang turut menjarah rumah Uya Kuya tidak hanya kesembilan pelaku tersebut, ada banyak pelaku saat kejadian.

ADVERTISEMENT

Dalam kasus ini, polisi juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa perabotan milik Uya Kuya yang digondol massa saat kejadian.

Dicky mengatakan, untuk membubarkan massa yang menggeruduk rumah tersebut, pihak kepolisian membutuhkan petugas gabungan. Karenanya, Polsek melaporkan ke Polres terdekar.

“Polsek melaporkan hal tersebut kepada Kapolres dan langsung dilakukan penindakan oleh tim gabungan reskrim dan Samapta," ucap dia. 

Sementara, berdasarkan pantauan pada Minggu (31/8/2025) pagi, terlihat rumah mewah dua lantai tersebut ramai dikunjungi masyarakat.

Namun tidak semua warga yang datang ikut mengambil barang yang tersisa. Terlihat banyak warga yang datang hanya sekadar melihat-melihat sembari mengabadikan melalui gambar.

Rumah Uya Kuya yang dihuni oleh mertuanya itu, kini menjadi salah satu destinasi yang dikunjungi warga dari berbagai lokasi.

Gerbang rumah yang terbuat dari besi telah bolong, kaca jendela telah hancur, pintu terbuka lebar dengan masyarakat yang bebas keluar-masuk. 

Memasuki area dalam rumah, terlihat puing-puing pakaian dan perabotan yang hancur.  Beberapa warga terlihat membawa perabotan dan mencari-cari barang yang berserakan di lantai.

Area kamar tidur pun tak luput dari sasaran warga. Hanya tersisa beberapa bongkahan perabot kasur yang tengah dibongkar. Bahkan, closet duduk pun tak luput diambil massa.

Kendati warga tampak bebas melakukan pencurian dan masuk properti pribadi tanpa izin di rumah tersebut, tidak terlihat adanya penjagaan polisi berdasarkan pantauan sejak pukul 09.00-10.20 WIB.

Namun, sekitar pukul 11.10 WIB anggota Polsek Duren Sawit mengamankan rumah tersebut dan melarang warga memasuki area rumah.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia