Jumat, 15 Mei 2026

Pengamat: Fokus Aksi untuk Koreksi DPR, Hindari Upaya Benturkan Rakyat dengan Aparat

Penulis : Yustinus Patris Paat
31 Aug 2025 | 22:36 WIB
BAGIKAN
Pasukan Brimob Polda Metro Jaya menggiring massa ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025) siang. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Pasukan Brimob Polda Metro Jaya menggiring massa ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025) siang. (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Analis Politik Senior, Boni Hargens meminta semua pihak agar menciptakan demokrasi Indonesia yang damai, aman, konstruktif dan tidak anarkis. Termasuk mencegah upaya-upaya membenturkan rakyat dengan aparat demi kepentingan para penumpang gelap yang tidak menginginkan Indonesia maju, sejahtera dan mandiri.

"Perjuangan rakyat hari ini adalah perjuangan yang mulia untuk mengoreksi watak dan perilaku para wakil mereka di parlemen. Namun, kita menyesalkan jika ada oknum tidak jelas berupaya mengail di air keruh dengan membenturkan massa rakyat dengan aparat keamanan," ujar Boni Hargens di Jakarta, Minggu (31/8/2025). 

Boni menegaskan TNI dan Polri adalah bagian dari rakyat, mereka bukan musuh rakyat. Karena itu, kata dia, perlu ada kesalingpahaman dan bahu-membahu dalam memperjuangan kehidupan demokrasi yang lebih baik.

ADVERTISEMENT

"Kita mengutuk tindakan oknum dalam kematian saudara kita Affan Kurniawan, dan Polri sudah menyatakan dengan tegas komitmen untuk memperbaiki kinerja. Kita semua menjadi saksi sejarah bahwa hal macam ini tidak boleh lagi terjadi di masa depan," tandas Boni.

Apalagi, kata Boni, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya sudah menegaskan bahwa Polri yang humanis adalah polri yang dikehendaki rakyat. Menurut Boni, komitmen tersebut harus diharga dan dijaga semua pihak terutama aparat.

Baa juga: Muhammadiyah Serukan Dialog Cari Solusi Atasi Persoalan Bangsa 

"Rakyat berhak bersuara dan menyatakan protes karena konstitusi membolehkan itu dan karena rakyatlah pemilik kekuasaan, Namun, kita tidak mau rakyat dijadikan mainan oleh penumpang gelap yang ingin menghancurkan institusi negara," jelas pendiri Gerakan Indonesia Cerah (GIC) ini.

Boni mengungkapkan tujuan perjuangan rakyat adalah menciptakan demokrasi yang pro-rakyat. Karena itu, semua fokus pada tujuan itu tanpa harus saling menyerang di antara sesama elemen masyarakat.

"Apapun bentuk gerakan rakyat hari ini, negara sudah seharusnya melihat itu sebagai masukan yang baik dan belajar dari perisitwa ini untuk perbaikan yang substantif ke depan dalam rangka menempatkan rakyat sebagai tujuan teleologis dari kehidupan berdemokrasi," pungkas Boni.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia