Kamis, 14 Mei 2026

Polisi Selidiki Para Pelaku Penjarahan di Rumah Anggota DPR Nonaktif Eko Patrio

Penulis : Andrew Tito
1 Sep 2025 | 13:22 WIB
BAGIKAN
Rumah Anggota DPR non aktif Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Rumah Anggota DPR non aktif Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

JAKARTA, investor.id – Polres Metro Jakarta Selatan tengah melakukan penyelidikan aksi penjarahan di rumah Anggota DPR nonaktif Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) pada Sabtu (30/8/2025). Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap pelaku serta motif dari aksi tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicholas Ary Lilipaly mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi beberapa saksi dan mengumpulkan rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian.

“Kami akan mengusut tuntas, siapa yang memprovokasi, siapa yang masuk, dan siapa yang mengambil barang. Tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan dalam hukum,” tegas Nicholas, Senin (1/9/2025).

ADVERTISEMENT

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait nilai kerugian materi akibat penjarahan. Namun, satpam rumah menyebut hampir seluruh barang berharga di dalam rumah habis diangkut massa.

Diketahui, rumah Eko Patrio menjadi sasaran penjarahan massa di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Berdasarkan keterangan petugas keamanan rumah, Suparman, penjarahan berlangsung dalam tiga gelombang. Gelombang pertama terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, saat sekelompok orang berhasil masuk ke rumah dan membawa sejumlah barang. 

“Setelah gelombang pertama, datang lagi massa lain, mungkin saling kontak. Total sampai tiga kali rombongan masuk, sampai semua isi rumah habis dijarah,” ungkap Suparman kepada wartawan, Minggu (31/8/2025).

Massa yang sudah berkerumun sejak sore kemudian memaksa masuk ke rumah Eko. Petugas keamanan kompleks disebut kewalahan menghadapi jumlah massa yang semakin banyak. Mereka bahkan berhasil menjebol pintu rumah tanpa bisa dihalangi.

Saat peristiwa berlangsung, rumah Eko dalam keadaan kosong. Sang pemilik tidak berada di lokasi karena telah meninggalkan rumah sebelumnya. Hal itu membuat penjarahan berlangsung tanpa perlawanan berarti. 

Penyerangan rumah Eko Patrio diduga dipicu oleh kekecewaan publik terhadap sikapnya saat Sidang Tahunan MPR/DPR pada pekan lalu. Dalam sidang yang penuh sorotan itu, Eko tertangkap kamera berjoget di tengah rapat resmi, yang kemudian memicu kritik tajam dari masyarakat.

Situasi semakin memanas lantaran insiden tersebut berbarengan dengan kebijakan kenaikan tunjangan anggota DPR. Banyak pihak menilai perilaku Eko tidak sensitif terhadap penderitaan rakyat, terutama di tengah tekanan ekonomi.

Akibatnya, rumah pribadi Eko menjadi sasaran amarah warga. Penyerangan itu dinilai sebagai simbol protes atas perilaku wakil rakyat yang dianggap tidak mencerminkan kepedulian terhadap publik.

Peristiwa ini menambah panjang daftar insiden yang terjadi usai gelombang aksi protes di Jakarta dalam beberapa hari terakhir, kasus Eko Patrio bukan sekadar persoalan pribadi, melainkan refleksi kekecewaan masyarakat terhadap gaya hidup dan sikap elit politik.

Sementara itu, warga sekitar mengaku khawatir jika aksi serupa akan terulang pada rumah pejabat lain. Mereka meminta aparat lebih sigap mengamankan lingkungan agar tidak menjadi arena pelampiasan emosi massa.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 49 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 58 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia