Jumat, 15 Mei 2026

Situasi Dinilai Tak Kondusif, BEM SI Tunda Aksi di Jakarta

Penulis : Jaja Suteja
2 Sep 2025 | 09:51 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi demo BEM SI di Jakarta. (Foto: B-Universe/ Andrew Tito)
Ilustrasi demo BEM SI di Jakarta. (Foto: B-Universe/ Andrew Tito)

JAKARTA, investor.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan memutuskan menunda aksi unjuk rasa yang sedianya digelar di Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan Muhammad Ikram menjelaskan keputusan itu diambil setelah menilai kondisi di lapangan kurang mendukung. “Melihat situasi Jakarta dan sejumlah daerah lain yang kian tidak kondusif dengan banyaknya kerusuhan, itu jauh dari harapan kami,” tutur Ikram dalam keterangan resmi, Senin (1/9/2025) malam.

Ikram menegaskan, penundaan bukan berarti pembatalan permanen. “Kami memilih mundur sejenak untuk memastikan aksi tetap terlaksana pada waktu yang tepat sehingga aspirasi bisa tersampaikan dengan baik,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Polda Metro Jaya bersama TNI menggelar patroli skala besar untuk menjaga keamanan ibu kota. Sebanyak 350 personel gabungan diterjunkan ke berbagai titik.

Karoops Polda Metro Jaya, Kombes I Ketut Gede Wijatmika, menyebut patroli ini dilakukan bergiliran setiap dua jam sekali dengan rute berbeda, termasuk masuk ke gang-gang kecil. “Tujuan kami menjaga keamanan dan kenyamanan warga agar bisa beraktivitas normal,” katanya.

Ia menambahkan, stabilitas bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab masyarakat. “Kami berterima kasih kepada warga yang ikut menjaga lingkungannya. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” ucap Ketut.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia