Aksi Demo Cerminan Kegelisahan Publik atas Tekanan Sosial dan Kebijakan Pemerintah
YOGYAKARTA, investor.id – Kepala Pusat Studi Keamanan dan Perdamanan (PSKP) Universitas Gadjah Mada (UGM) Achmad Munjid menuturkan, aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil dalam beberapa pekan terakhir merupakan cerminan kegelisahan publik, bukan sekadar respons spontan.
Munjid menegaskan, aksi tersebut lahir dari akumulasi tekanan sosial ekonomi dan kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat.
Baca Juga:
JP Morgan Blak-Blakan soal Demo di RI“Tindakan represif berlebihan hanya akan menambah amarah publik, karena pada dasarnya kemarahan masyarakat saat ini dipicu kondisi sosial ekonomi yang makin berat, bukan sekadar isu tunggal,” ujarnya di Yogyakarta (5/9/2025).
Munjid juga menyoroti jarak antara rakyat dan wakilnya di parlemen yang semakin lebar. Menurutnya, tanpa tekanan publik, kebijakan politik cenderung hanya menguntungkan elit.
“Kalau kekuasaan tidak dipaksa dan dikontrol secara efektif, ia hanya akan bekerja untuk dirinya sendiri, bukan untuk rakyat,” tegasnya.
Baca Juga:
Core, Indef, dan The Prakarsa: Gelombang Demonstrasi Cerminan Kegagalan Pengelolaan EkonomiMenurutnya, kondisi ini semakin diperparah oleh partai politik yang belum menjalani reformasi pasca reformasi 1998, sehingga fungsinya kerap hanya berputar di lingkaran elit.
Dalam kondisi demikian, ia menilai kampus dan media memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga suara kritis agar tetap terdengar.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler



