Kamis, 14 Mei 2026

Menko Yusril Ungkap 4.800 Pendemo Dibebaskan, 583 Diproses Hukum

Penulis : Alfida Rizky Febrianna
8 Sep 2025 | 18:06 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyampaikan keterangan pers usai Rapat Tingkat Menteri (RTM) Kemenko Kumham Imipas di Jakarta, Senin (8/9/2025). (B-Universe Photo/Alfida Rizky Febrianna)
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyampaikan keterangan pers usai Rapat Tingkat Menteri (RTM) Kemenko Kumham Imipas di Jakarta, Senin (8/9/2025). (B-Universe Photo/Alfida Rizky Febrianna)

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan perkembangan terbaru nasib ribuan orang yang ditahan usai aksi demonstrasi besar pada akhir Agustus 2025.

Dari total lebih dari 5.000 orang yang sempat diamankan, sebanyak 4.800 di antaranya telah dibebaskan dan dipulangkan ke rumah masing-masing.

“Kami sudah mendapat kepastian tentang mereka yang ditahan. Sementara ini, sebagian besar dari lebih dari 5.000 pendemo itu sudah ada 4.800 sekian yang dikembalikan ke rumahnya masing-masing,” kata Yusril usai Rapat Tingkat Menteri (RTM) Kemenko Kumham Imipas di Jakarta, Senin (8/9/2025).

Meski mayoritas pendemo telah dipulangkan, Yusril menjelaskan, ada 583 orang yang saat ini diduga kuat melakukan tindak pidana. Aparat penegak hukum tengah mengumpulkan bukti dan akan melanjutkan proses hukum mereka hingga ke pengadilan.

ADVERTISEMENT

“Begitu juga mereka yang ditahan di Jakarta, akan diambil langkah hukum jika buktinya sudah cukup. Tinggal menunggu waktu kapan kasus-kasus itu akan dilimpahkan ke pengadilan,” ujarnya.

Di sisi lain, Yusril menegaskan bahwa pemerintah akan memastikan hak-hak hukum seluruh tahanan tetap terlindungi, termasuk pendampingan dari penasihat hukum. Dia berujar, negara berkewajiban menyediakan bantuan hukum gratis bagi mereka yang tidak memiliki kuasa hukum.

“Selama mereka ditahan, kami juga memastikan hak-hak mereka terpenuhi. Apakah mereka diberikan cukup makan tiga kali sehari, apakah sebagai tahanan mereka diperlakukan manusia atau tidak, itu kami harus pastikan. Jadi seluruh hak mereka dilindungi, dijamin, proses hukum ini akan berjalan fair,” tegasnya.

Menurut Yusril, rapat tingkat menteri ini juga memutuskan bahwa penegakan hukum terhadap para pendemo akan dilakukan secara transparan, tidak hanya pada kasus tertentu seperti yang sempat ramai di publik.

“Kami tidak ingin terjadi kezaliman kepada warga masyarakat kepada rakyat kita sendiri,” pungkas dia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 14 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 31 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia