Jumat, 15 Mei 2026

Polisi Tangkap 3 Pencuri TV dalam Aksi Penjarahan di Rumah Mertua Uya Kuya

Penulis : Andrew Tito
10 Sep 2025 | 17:47 WIB
BAGIKAN
Rumah Anggota DPR Surya Utama (Uya Kuya) yang dirusak dan dijarah massa, Sabtu (30/8/2025) malam.
Rumah Anggota DPR Surya Utama (Uya Kuya) yang dirusak dan dijarah massa, Sabtu (30/8/2025) malam.

JAKARTA, investor.id - Polres Metro Jakarta Timur kembali menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi penjarahan rumah mertua anggota DPR RI nonaktif, Surya Utama (Uya Kuya) di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Dengan penangkapan ini, total sudah 15 tersangka yang diamankan polisi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan menjelaskan, tiga tersangka terbaru memiliki peran khusus dalam membawa barang hasil jarahan. Mereka diketahui beraksi bersama-sama untuk mengangkat sebuah televisi dari dalam rumah korban. 

“Tiga tersangka itu mengambil televisi secara bersama-sama saat peristiwa penjarahan. Mereka mengangkat bareng dari dalam rumah mertua Uya Kuya,” ujar Dicky kepada wartawan, Rabu (10/9/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut Dicky, ketiganya ditangkap pada Senin (8/9/2025) di lokasi terpisah. Setelah ditangkap di rumah masing-masing, mereka langsung dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Dengan penangkapan tiga orang ini, total ada 15 tersangka yang sudah diamankan terkait penjarahan rumah mertua Uya Kuya,” tambah Dicky. 

Aksi penjarahan ini sempat terekam kamera dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman, terlihat dua perempuan dan seorang pria berpakaian hitam keluar dari rumah sambil menggotong televisi besar. Salah satu pelaku bahkan tampak merekam sambil tertawa, seolah-olah menganggap perbuatan itu sebagai hiburan.

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal telah mengumumkan penetapan 12 tersangka dalam kasus yang sama. Menurutnya, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda, mulai dari provokator, penjarah barang, hingga pelaku yang melakukan penyerangan terhadap aparat saat kejadian.

“Sebanyak 12 orang sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Mereka punya peran yang berbeda-beda dalam aksi ini,” kata Alfian. 

Polisi memastikan penyidikan masih terus dikembangkan karena diduga masih ada pelaku lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Aparat juga tengah mendalami kemungkinan adanya aktor yang mengorganisasi aksi penjarahan tersebut, mengingat peristiwa itu berlangsung cukup sistematis dan dilakukan secara berkelompok.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia