B-Universe Hadirkan DGVeRS Sebagai Ruang Publik Digital
JAKARTA, investor.id - Sebagai media mainstream, B-Universe bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia (KomDigi) menghadirkan DGVeRS 2025 sebagai ruang publik digital, tempat kreator, komunitas, startup, korporasi, dan pemerintah untuk bertemu saling bersinergi bersama.
"Sebagai media mainstream seperti B-Universe juga harus ikut peran aktif dalam program pengembangan digital yang dilakukan pemerintah. Makanya kami merancang DGVeRS 2025 ini," kata Executive Chairman B-Universe, Enggartiasto Lukita saat memberikan sambutan di acara DGVeRS 2025: Celebrating Connectivity, Creativity & Community di The Dome Senayan Park (Spark) Jakarta Pusat, Sabtu (20/9/2025).
Banyak pertanyaan, lanjut dia, pemerintah kapan hadir dalam situasi-situasi ini. Tetapi ia juga mau menyampaikan bahwa tidak mungkin juga media menuntut hanya pada satu kementerian atau lembaga saja.
Dengan demikian, sosok Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari yang juga bisa berkomunikasi dengan seluruh kementerian dan lembaga negara, bahkan mengorkestrasi berbagai hal yang memang menjadi prioritas dari Presiden Prabowo, sungguh merupakan sosok yang sangat tepat.
Latar belakang sebagai aktivis, Pak Waret juga alumnus dari Universitas Indonesia, jadi adik-adik dari UI, ini senior yang harus bisa menjadi panutan. Beliau lah barangkali yang sangat tepat dan kami sungguh berterima kasih. Pak Qodari di tengah berbagai kesempatan yang bertunan hadir menyampaikan berbagai pesan dan arahan serta secara resmi nanti membuka seluruh kegiatan ini.
"Saya secara kebetulan mengenal beliau sejak 16 tahun yang lalu dan tidak pernah berubah. Walaupun kini sebagai pejabat negara, tetapi tetap dalam bahasa-bahasa yang lebih mudah diterima bagi kita semua. Tidak elitis dan sangat membumi," kata Enggar.
"Kita sungguh bersyukur presiden mendapatkan dan menugaskan Qodari sebagai kepala staf kepresidenan yang dengan demikian bisa menjadi komunikator dan bertemu dengan semua pihak yang lain," sambungnya.
Untuk itu, B-Universe Hadirkan DGVeRS untuk terus mendorong berbagai inisiatif untuk memperkuat konektivitas digital di seluruh Indonesia, mulai dari pembangunan infrastruktur digital, pengembangan SDM digital, hingga transformasi di sektor publik. Upaya tersebut diwujudkan dalam bentuk ruang kolaborasi yang menyatukan generasi muda, kreator digital, komunitas, serta pelaku industri.
Maka dari itu, dihadirkan narasumber-narasumber yang telah dimintakan untuk berdiskusi dan ruang dialog bersama.
Khusus kepada para sponsor, pihaknya berterima kasih atas keterlibatan peserta sekalian, terkhusus kepada Telkomsel sebagai tulang punggung konektivitas digital nasional.
PLN Icon Plus juga menghadirkan energi dan jaringan untuk Indonesia yang lebih terhubung. Bank Saqu mendukung literasi dan inklusi financial untuk generasi muda. Astra Pay yang menghadirkan kemudahan transaksi dalam ekosistem digital dan berbagai rekan-rekan yang lain.
"Tanpa dukungan dan kerjasama ibu bapak, maka DGVeRS ini tidak akan mungkin hadir dalam skala dan kualitas seperti ini. Marilah kita jadikan momentum ini sebagai langkah baru dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang lebih kaya, kolaboratif, dan berkelanjutan. Karena masa depan Indonesia bukan hanya ditentukan oleh apa yang kita miliki, tetapi oleh bagaimana kita bersatu dan saling kuat dalam umum digital ini," pungkas Enggar.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





