Sabtu, 4 April 2026

Anggaran Pembangunan Ponpes Al-Khoziny Belum Diajukan, Ini Alasan Menteri PU

Penulis : Nanda Andrianta
15 Nov 2025 | 10:45 WIB
BAGIKAN
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memberikan sambutan saat penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dan Perjanjian Regres Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) III, di kantor Kementrian Pekerjaan Umum, Jakarta, Jumat (2/10/2025). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memberikan sambutan saat penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dan Perjanjian Regres Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) III, di kantor Kementrian Pekerjaan Umum, Jakarta, Jumat (2/10/2025). (B-Universe Photo/Joanito De Saojoao)

JAKARTA, investor.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan negara akan serius membangun ulang Pondok Pesantren Al-Khoziny, Bududan Sidoarjo. Pihaknya kini tengah menghitung besaran anggaran hingga mengkaji hak atas tanah ponpes tersebut.

Sebab, Dody Hanggodo juga memastikan pembangunan ulang Ponpes Al-Khoziny akan dilakukan di lahan baru milik yayasan ponpes.

Dody menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pengecekan terhadap kesiapan lahan baru tersebut terkait dengan AMDAL dan kepemilikan lahan baru. Namun, Menteri PU tak menyebut persis kapan proyek pembangunan dijakankan, ia hanya menyebut akan dilakukan secepatnya jika semua syarat-syarat sudah dipenuhi.

Advertisement

"Kita upayakan secepat-cepatnya. Tapi kan teknokrasinya mesti benar. Kan disampaikan ada tanah baru tuh bisa kita cek tanahnya itu seperti apa, tanahnya siapa kita mesti cek AMDAL-nya ada apa nggak,” ujarnya saat ditemui di Universitas Airlangga (Unair), dikutip Sabtu (15/11/2025).

Dijelaskannya, lokasi bangunan ambruk di Ponpes Al-Khoziny sudah tidak bisa dibangun ulang karena masuk proses hukum di Polda Jatim. Sebagai gantinya, pihak yayasan menyediakan lahan baru yanh sudah ditentukan pihak yayasan.

“Mereka mau menyerahkan tanah yang lain karena tanah yang itu kan tidak bisa kita kutak-atik karena sudah diproses di di Polda kan. Jadi, kemudian mereka menyerahkan tanah lain untuk dipikirkan,” katanya.

Ia mengingatkan, sampai saat ini hampir sekitar 2.000-an santri Ponpes Al-Khoziny yang hari ini kesulitan untuk mendapatkan akses pendidikan karena sekolahnya roboh. Selain itu, Kementerian PU juga masih fokus menyelesaikan feasibility study (FS) atau analisis kelayakan suatu proyek untuk kemudian mengajukan anggaran ke Kementerian Keuangan di tahap selanjutnya.

Terkait anggaran pembangunan gedung baru Ponpes Al-Khoziny, Dody menyebut kemungkinan besar menggunakan dana dari APBN.

"Belum mengajukan nilainya (ke Kemenkeu) karena masih menyelesaikan tahap FS. Insyaallah pakai APBN,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Dewi Chomistriana Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU saat melakukan proses audit ponpes Al-Khoziny Sidoarjo, Kamis (13/11/2025) menyebut, gedung baru Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo akan segera dibangun dalam waktu dengan di atas lahan baru seluas 4.100 meter yang disiapkan oleh yayasan.

Dewi menjelaskan, Dirjen Cipta Karya Kementerian PU ditugaskan mengaudit seluruh ponpes di Indonesia termasuk Ponpes Al-Khoziny yang menjadi prioritas usai ambruknya bangunan musala yang menelan 63 korban jiwa.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 9 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 19 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 49 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 60 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia