Sabtu, 4 April 2026

Tahun Kuda Api, AHY Dorong Batam Jadi Gerbang Ekonomi Dunia

Penulis : Zhulfakar
17 Feb 2026 | 14:00 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di  Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Senin (16/2/2026).
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Senin (16/2/2026).

BATAM, investor.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, pemerintah berkomitmen mendorong Batam sebagai gerbang ekonomi kawasan Asia Tenggara dan dunia.

Momentum Tahun Baru Imlek 2577 disebutnya sebagai simbol semangat baru untuk memperkuat pembangunan, khususnya sektor infrastruktur dan ekonomi. 

AHY mengatakan hal itu saat memberikan sambutan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di  Swiss-Belhotel Harbour Bay, Batam, Senin (16/2/2026). AHY menyampaikan harapan agar semangat Tahun Kuda Api menjadi energi kolektif untuk melanjutkan pembangunan nasional.

Advertisement

“Mudah-mudahan di Tahun Kuda Api kita semua memiliki energi kuat, keberanian, kemudian juga semangat yang tinggi yang menyala untuk bisa melanjutkan pembangunan bangsa termasuk pembangunan infrastruktur,” ujarnya pada Selasa (17/2/2026).

AHY menegaskan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah tengah fokus memperkuat fondasi ekonomi nasional. Batam dinilai memiliki posisi strategis sebagai simpul pertumbuhan yang terhubung langsung dengan jalur perdagangan internasional. 

“Saat ini di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto kita ingin membangun ekonomi. Batam sendiri terus menjadi salah satu laboratorium di mana menjadi gerbang atau pintu ekonomi di tingkat kawasan Asia Tenggara tapi juga dunia,” katanya.

Menurut AHY, pengembangan Batam harus konsisten dengan desain awal pembentukannya sebagai kawasan industri, perdagangan, dan investasi. Ia menekankan pentingnya pengawalan kebijakan agar transformasi ekonomi berjalan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan sesuai dengan semangat awal berdirinya Batam ini benar-benar bisa kita kawal terus sehingga sektor ekonominya, bisnisnya, pariwisatanya terus maju dan berkembang untuk kemakmuran bersama,” ucapnya. 

AHY berharap kemajuan sektor ekonomi dan infrastruktur tersebut pada akhirnya berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Lebih lanjut menurutnya pemerintah ingin memastikan pertumbuhan Batam bersifat inklusif dan dirasakan seluruh warga.

“Dan tentunya kita harapkan masyarakat Batam juga semakin sejahtera. Saya rasa itu semangat pada malam hari ini,” pungkasnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 9 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 11 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 21 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 25 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
International 33 menit yang lalu

Kadin: Perang Lumpuhkan Ekonomi Timur Tengah, Biaya Kirim Melonjak 3 Kali

Kadin ungkap dampak perang Iran-AS: Biaya logistik naik 3 kali lipat & pengiriman barang molor hingga 2 bulan. Cek dampaknya bagi Indonesia.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korsel

Dalam situasi geopolitik yang tidak menentu, Indonesia masih menjadi daya tarik bagi para investor dari Jepang maupun Korsel.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia