Buka FGD, Pramono Ingin Pasar di Jakarta jadi Ruang Budaya hingga Wisata
JAKARTA, investor.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jakarta untuk mentransformasi pasar tradisional menjadi pusat berkumpul yang inklusif dan berkelanjutan.
Hal itu disampaikan Pramono usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Transforming Jakarta Market: Leveraging Market as Urban Catalyst for Inclusive and Sustainable City Development” di Balai Kota Jakarta, Senin (23/2/2026).
Menurut Pramono, Jakarta sebagai kota global memiliki 153 pasar yang perannya perlu diperluas, tidak hanya sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai ruang kegiatan budaya, sosial, hingga destinasi wisata.
Ia berharap pasar-pasar di Jakarta dapat menjadi ruang publik yang hidup dan memberi pengalaman yang lebih luas bagi masyarakat maupun wisatawan.
"Saya sebagai gubernur berharap bahwa di pasar, orang bukan hanya transaksi ekonomi, tetapi pasar sudah akan menjadi kegiatan budaya, sosial, ekonomi, kemudian juga wisata, dan banyak aspek lainnya yang harus diperbaiki supaya itu bisa tercapai," kata Pramono seusai acara di Balai Kota Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia mencontohkan sejumlah kawasan pasar di Jakarta yang sudah mulai diminati wisatawan, termasuk turis mancanegara, seperti kawasan Glodok Pecinan, Pasar Baru, Blok M, hingga Pasar Santa.
Meski demikian, Pramono menilai masih diperlukan pembenahan menyeluruh, terutama dari sisi infrastruktur.
Pembenahan tersebut mencakup perbaikan fisik pasar, penerapan sistem pembayaran berbasis digital, serta peningkatan keamanan. Pramono secara khusus menyoroti pentingnya menghilangkan praktik premanisme, termasuk dalam pengelolaan parkir di sekitar pasar.
“Tetapi saya tetap berharap bahwa kita harus melakukan perbaikan infrastruktur, termasuk infrastruktur untuk fisik, kemudian cara membayarnya dengan digitalisasi, kemudian juga menjadi lebih aman, premanisme untuk parkir tidak ada lagi,” tegasnya.
Melalui acara FGD yang diinisiasi Bappeda Jakarta tersebut, ia berharap forum diskusi ini dapat menjadi tonggak dalam penyusunan rencana jangka panjang untuk pembenahan 153 pasar yang ada di Jakarta.
“Mudah-mudahan FGD ini menjadi langkah awal yang konkret untuk perbaikan pasar-pasar Jakarta ke depan,” tutup Pramono.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





