Sabtu, 4 April 2026

Buka FGD, Pramono Ingin Pasar di Jakarta jadi Ruang Budaya hingga Wisata

Penulis : Mita Amalia
23 Feb 2026 | 11:26 WIB
BAGIKAN
Gubernur Jakarta Pramono Anung menghadiri Focus Group Discussion (FGD) di Balai Kota Jakarta, Senin (23/2/2026). (B-Universe/Mita Amalia)
Gubernur Jakarta Pramono Anung menghadiri Focus Group Discussion (FGD) di Balai Kota Jakarta, Senin (23/2/2026). (B-Universe/Mita Amalia)

JAKARTA, investor.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jakarta untuk mentransformasi pasar tradisional menjadi pusat berkumpul yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Pramono usai menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Transforming Jakarta Market: Leveraging Market as Urban Catalyst for Inclusive and Sustainable City Development” di Balai Kota Jakarta, Senin (23/2/2026). 

Menurut Pramono, Jakarta sebagai kota global memiliki 153 pasar yang perannya perlu diperluas, tidak hanya sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai ruang kegiatan budaya, sosial, hingga destinasi wisata. 

Advertisement

Ia berharap pasar-pasar di Jakarta dapat menjadi ruang publik yang hidup dan memberi pengalaman yang lebih luas bagi masyarakat maupun wisatawan.

"Saya sebagai gubernur berharap bahwa di pasar, orang bukan hanya transaksi ekonomi, tetapi pasar sudah akan menjadi kegiatan budaya, sosial, ekonomi, kemudian juga wisata, dan banyak aspek lainnya yang harus diperbaiki supaya itu bisa tercapai," kata Pramono seusai acara di Balai Kota Jakarta, Senin (23/2/2026). 

Ia mencontohkan sejumlah kawasan pasar di Jakarta yang sudah mulai diminati wisatawan, termasuk turis mancanegara, seperti kawasan Glodok Pecinan, Pasar Baru, Blok M, hingga Pasar Santa. 

Meski demikian, Pramono menilai masih diperlukan pembenahan menyeluruh, terutama dari sisi infrastruktur.

Pembenahan tersebut mencakup perbaikan fisik pasar, penerapan sistem pembayaran berbasis digital, serta peningkatan keamanan. Pramono secara khusus menyoroti pentingnya menghilangkan praktik premanisme, termasuk dalam pengelolaan parkir di sekitar pasar.

“Tetapi saya tetap berharap bahwa kita harus melakukan perbaikan infrastruktur, termasuk infrastruktur untuk fisik, kemudian cara membayarnya dengan digitalisasi, kemudian juga menjadi lebih aman, premanisme untuk parkir tidak ada lagi,” tegasnya. 

Melalui acara FGD yang diinisiasi Bappeda Jakarta tersebut, ia berharap forum diskusi ini dapat menjadi tonggak dalam penyusunan rencana jangka panjang untuk pembenahan 153 pasar yang ada di Jakarta.

“Mudah-mudahan FGD ini menjadi langkah awal yang konkret untuk perbaikan pasar-pasar Jakarta ke depan,” tutup Pramono.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 6 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 17 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 47 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 58 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia